KUPANG, BBC – Penguatan kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu prasyarat utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, adaptif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Polres Kupang kembali menegaskan komitmen kolektif dalam membangun sinergi strategis melalui kunjungan kerja Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki ke kawasan Ekowisata Tantya Sudirajati Polres Kupang, Senin (6/7/2026) petang.
Kunjungan tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai agenda kelembagaan, melainkan merepresentasikan paradigma baru pembangunan daerah yang menempatkan kolaborasi lintas sektor sebagai instrumen penting dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, serta membangun sumber daya manusia yang tangguh, produktif dan berdaya saing.
Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Teldi Sanam, bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kapolres Kupang beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kupang sebelum bersama-sama menuju kawasan Ekowisata Tantya Sudirajati, sebuah kawasan yang dikembangkan sebagai laboratorium pembelajaran berbasis lingkungan, pusat budidaya tanaman produktif, serta model pemanfaatan lahan yang berorientasi pada konservasi dan pemberdayaan masyarakat.
Di kawasan tersebut, rombongan meninjau berbagai unit budidaya pertanian dan hortikultura yang telah dikembangkan secara terpadu oleh Polres Kupang. Pengelolaan kawasan ini memperlihatkan bahwa lahan yang sebelumnya memiliki nilai produktivitas terbatas dapat ditransformasikan menjadi ruang ekologis yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi, edukatif, sosial dan lingkungan secara bersamaan.
Momentum kunjungan kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon sebagai simbol komitmen bersama terhadap pelestarian lingkungan hidup. Bupati Yosef Lede menanam satu pohon mangga, sementara Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki menanam pohon anggur Brasil. Selain itu, keduanya bersama Sekretaris Daerah dan seluruh pimpinan OPD turut melakukan penanaman berbagai komoditas hortikultura, di antaranya pakcoy dan kangkung.
Kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aktivitas simbolik. Penanaman pohon dan tanaman pangan mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan ekonomi daerah harus berjalan selaras dengan upaya menjaga keseimbangan ekosistem serta memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Pemanfaatan lahan secara produktif dipandang sebagai salah satu strategi pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan.
Suasana penuh kebersamaan tampak ketika seluruh peserta bergotong royong melakukan penanaman tanaman produktif di area ekowisata. Interaksi yang terbangun mencerminkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kualitas kebijakan publik, tetapi juga pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kolaborasi, partisipasi aktif dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah.
Usai kegiatan penanaman, rombongan melanjutkan rangkaian kunjungan ke Lapangan Tembak Stefanus Pekuwali Polres Kupang. Di lokasi tersebut, Bupati Kupang, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta para pimpinan OPD mengikuti latihan menembak menggunakan senjata api laras pendek sebagai bagian dari pengenalan keterampilan dasar yang dilaksanakan sesuai prosedur operasional dan standar keamanan yang berlaku.
Sebelum latihan dimulai, seluruh peserta memperoleh pembekalan mengenai aspek keselamatan, tata cara penggunaan senjata api, serta teknik dasar menembak yang dipandu langsung oleh Kasat Samapta Polres Kupang, AKP Ngakan Putu Purna.
Pendampingan yang profesional dan penerapan prosedur keamanan secara ketat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, disiplin dan penuh antusiasme.
Kapolres Kupang menegaskan bahwa kunjungan Pemerintah Kabupaten Kupang ke Ekowisata Tantya Sudirajati memiliki makna strategis karena tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan institusi kepolisian, tetapi juga menjadi media edukasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya optimalisasi pemanfaatan lahan sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
“Tujuan kegiatan kunjungan ini adalah memberikan motivasi kepada seluruh anggota Polri maupun masyarakat Kabupaten Kupang agar dapat memanfaatkan lahan yang ada di lingkungan masing-masing. Melalui penanaman pohon dan sayuran, kita ingin mendorong masyarakat mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kapolres Kupang.
Menurut Kapolres, keberadaan Ekowisata Tantya Sudirajati diharapkan mampu menjadi model pengembangan kawasan berbasis ekologi yang mengintegrasikan fungsi konservasi, pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan penguatan ketahanan pangan dalam satu sistem yang saling mendukung.
Kawasan tersebut menunjukkan bahwa transformasi lahan menjadi ruang produktif bukan hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat kualitas lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Lebih jauh, kawasan ekowisata ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran berbasis praktik yang dapat dimanfaatkan oleh pelajar, mahasiswa, komunitas, aparatur pemerintah, maupun masyarakat umum sebagai sarana edukasi mengenai pertanian modern, konservasi lingkungan dan pengembangan ekonomi hijau.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin kokohnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan Polres Kupang dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya pada sektor ketahanan pangan, pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, disiplin dan profesional.
Lebih dari sekadar kunjungan kerja, momentum ini menjadi refleksi bahwa pembangunan daerah yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang harmonis, kepemimpinan yang visioner dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Ekowisata Tantya Sudirajati diharapkan terus berkembang sebagai pusat edukasi, konservasi, inovasi dan pemberdayaan masyarakat yang mampu menginspirasi lahirnya budaya produktif, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mempercepat terwujudnya Kabupaten Kupang yang hijau, mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan.
