Marianus Yono Jehanu, Kepala Desa yang Membuktikan Kepemimpinan Dimulai dari Keteladanan
JAKARTA, BBC – Kepemimpinan sering kali diukur dari kemampuan seorang pemimpin menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakatnya. Namun bagi Marianus Yono Jehanu, Kepala Desa Batu Cermin, Kabupaten Manggarai Barat, kepemimpinan juga berarti memberi teladan sebelum meminta masyarakat untuk bergerak bersama.
Keteladanan itulah yang mengantarkannya menerima SMSI Award 2026 dalam Malam Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat.
Di antara puluhan tokoh nasional dan kepala daerah yang menerima penghargaan, Marianus tampil sebagai satu-satunya kepala desa yang berhasil menorehkan prestasi tersebut.
Penghargaan diberikan atas kontribusinya dalam pembangunan desa, keterbukaan informasi publik, serta kemampuannya membangun kemitraan produktif dengan media siber.
Perjalanan menuju penghargaan nasional itu bukanlah sesuatu yang instan. Selama memimpin Desa Batu Cermin, Marianus dikenal aktif mendorong pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan masyarakat, serta penguatan komunikasi publik.
Salah satu langkah yang paling banyak mendapat perhatian adalah keberaniannya membangun kantor desa menggunakan dana pribadi.
Bagi sebagian orang, langkah tersebut mungkin dianggap tidak biasa. Namun bagi Marianus, pembangunan kantor desa merupakan simbol komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Ketua Umum SMSI Firdaus menyebut langkah tersebut sebagai terobosan yang layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.
Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu merencanakan, tetapi juga berani memberikan contoh nyata.
Penghargaan yang diterima Marianus juga menjadi pengakuan terhadap pentingnya keterbukaan informasi di tingkat desa.
Di era digital saat ini, masyarakat semakin membutuhkan akses informasi yang cepat, akurat, dan transparan. Karena itu, pemerintah desa dituntut mampu membangun komunikasi yang baik dengan media sebagai mitra pembangunan.
Bagi Marianus, media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan jembatan yang menghubungkan pemerintah dengan masyarakat.
Melalui kemitraan yang baik, berbagai program pembangunan dapat diketahui publik sekaligus mendapat masukan yang konstruktif.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh masyarakat Desa Batu Cermin,” kata Marianus.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak mungkin diraih tanpa dukungan masyarakat, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pembangunan desa.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak pernah menjadi hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kolaborasi yang kuat.
Ke depan, penghargaan tersebut akan menjadi energi baru bagi pemerintah desa untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Sebagai kawasan penyangga destinasi super prioritas Labuan Bajo, Desa Batu Cermin memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun potensi itu hanya dapat diwujudkan melalui tata kelola pemerintahan yang baik, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan yang visioner.
SMSI Award 2026 menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang lahir dari desa mampu mendapat pengakuan di tingkat nasional.
