BB – Penjabat (Pj.) Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., menerima audiensi dari Panitia Futsal Betlehem Cup I, Jemaat GMIT Betlehem Naikolan, di ruang kerjanya, Senin (14/10).
Dalam pertemuan tersebut, Pj. Wali Kota menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap turnamen ini yang dinilai sebagai ajang mempererat kebersamaan antar pemuda.
Futsal Betlehem Cup I yang diselenggarakan oleh Jemaat GMIT Betlehem Naikolan ini tidak hanya menjadi sarana untuk kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat relasi sosial antar pemuda dari berbagai denominasi di Kota Kupang. Linus Lusi menyatakan, pemerintah berperan penting dalam menciptakan suasana yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan pemuda melalui kegiatan positif seperti turnamen futsal ini.
“Kegiatan ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi lebih pada memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di kalangan pemuda,” ujar Linus.
Menurutnya, turnamen ini akan memberi dampak positif bagi perkembangan pemuda di Kupang, terutama dalam mempererat hubungan sosial lintas jemaat dan denominasi.
Turnamen yang akan diikuti oleh 40 tim putra dan 6 tim putri ini diharapkan mampu menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya futsal.
Ketua Panitia, Markus Malaikari, menyampaikan bahwa panitia telah melakukan berbagai upaya penggalangan dana secara mandiri untuk memastikan kelancaran acara ini. Meski demikian, mereka berharap dukungan dari pemerintah dapat lebih memaksimalkan pelaksanaan kegiatan ini.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Betlehem Naikolan, Pdt. Threes M. Saleh, S.Si., Teol., menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk kompetisi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat kehidupan gereja dan mempererat relasi pemuda lintas denominasi di Kota Kupang.
Turnamen Futsal Betlehem Cup I ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Kupang sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang mampu menyatukan pemuda, mengembangkan potensi mereka, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Dengan turnamen ini, Kota Kupang diharapkan semakin erat dalam kebersamaan dan solidaritas antar pemuda, sekaligus mendorong mereka untuk berprestasi tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan spiritual.
