Kupang, BBC — Turnamen bola voli putra-putri Bintang Mercy Cup 2025 resmi dibuka oleh Bupati Kupang, Yosef Lede di Lapangan Serba Guna Desa Passi, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang.Pada Selasa 26 Agustus 2025 Sore

Sebanyak 29 tim terdaftar dalam kompetisi ini, terdiri dari 23 tim putra dan 6 tim putri. Puncak turnamen direncanakan berlangsung pada 9 September 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-24 Partai Demokrat.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa olahraga tidak hanya dipahami sebagai aktivitas fisik atau hiburan semata, melainkan sebagai instrumen sosial, ruang edukasi dan wahana pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, olahraga memiliki fungsi transformatif yang mampu mempererat kebersamaan, membangun persaudaraan serta memupuk sportivitas sebagai nilai luhur yang harus diwariskan.

“Turnamen hari ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah silaturahmi, pembinaan bakat, serta sarana pembentukan karakter generasi muda. Kalah atau menang adalah hal biasa, namun sportivitas, fair play dan kebersamaan adalah kemenangan sejati,” ujar Yosef Lede.

Bupati menekankan bahwa olahraga dapat dibaca sebagai epistemologi kebersamaan, di mana semangat solidaritas, kerja sama tim, keuletan serta kedisiplinan berkelindan menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, kompetisi voli ini menjadi media pembelajaran praktis mengenai kesabaran, strategi, kecerdasan berpikir dan etika kolektif yang semuanya dibutuhkan dalam membangun daerah.

Olahraga, kata Yosef, adalah alat pemersatu bangsa. Melalui kegiatan olahraga, masyarakat belajar mengakui keunggulan lawan, menerima kekalahan dengan lapang dada serta menghormati aturan dan perangkat pertandingan.

Nilai-nilai inilah yang menurut Bupati Kupang perlu ditanamkan secara konsisten untuk melahirkan generasi yang berintegritas dan berdaya saing.

Turnamen Bintang Mercy Cup 2025 juga dipandang sebagai momentum kultural yang melibatkan komunitas olahraga, panitia, wasit serta masyarakat lokal.

Bupati memberi pesan khusus kepada perangkat pertandingan untuk menjalankan tugas dengan objektif, jujur dan tegas, serta kepada panitia agar menyelenggarakan turnamen dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi pembangunan Kabupaten Kupang. Melalui olahraga, pemerintah daerah berupaya menanamkan semangat kebersamaan, memperluas ruang interaksi sosial, sekaligus memperkuat mental dan fisik generasi muda.

Menutup sambutannya, Yosef Lede menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berpartisipasi. Ia berharap turnamen ini menjadi ruang pembuktian bagi generasi muda Kabupaten Kupang untuk menunjukkan potensi terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

“Olahraga mendidik kita tidak hanya dengan kekuatan fisik, tetapi juga keterampilan, kesabaran, strategi dan kerja keras. Inilah bekal karakter generasi yang mampu membangun Kabupaten Kupang ke arah lebih maju,” tegas Yosef Lede.

Dengan doa dan harapan, Bupati Kupang akhirnya membuka secara resmi turnamen Bintang Mercy Cup 2025 yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam perjalanan olahraga, persaudaraan dan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kupang.