Kupang, BBC — Pembangunan di pedesaan kini tak lagi sekadar urusan infrastruktur, melainkan tentang menanam harapan untuk masa depan. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Passi, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, yang menjadikan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebagai “tabungan hidup” bagi warganya.

Dengan total anggaran Rp53.983.000, pemerintah desa berkomitmen membangun sarana air bersih yang menjangkau Dusun Dua dan Dusun Tiga, dua wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber air layak konsumsi.

Kepala Desa Passi, Jermias Tafui, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan air bersih bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga investasi sosial jangka panjang.

Menurutnya, air merupakan unsur paling mendasar dalam kehidupan manusia, dan pengelolaan Dana Desa harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Air adalah sumber kehidupan. Karena itu, kami memastikan bahwa setiap rupiah dari Dana Desa digunakan untuk sesuatu yang memberi manfaat nyata, bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan anak cucu kita,” ujar Jermias saat ditemui di kantor desa, Rabu (8/10/2025).

Program pembangunan air bersih ini menyentuh dua dusun terpencil di wilayah Passi. Sebelumnya, warga di wilayah tersebut harus berjalan jauh menempuh medan sulit hanya untuk menimba air. Kini, dengan tersedianya jaringan air bersih, masyarakat dapat menikmati akses air layak konsumsi di dekat rumah.

Yang menarik, seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara partisipatif, melibatkan warga sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan. Prinsip gotong royong dan transparansi menjadi pilar utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Warga turut serta dalam menggali pipa, membuat bak penampung, dan menjaga sumber air agar tetap bersih. Itu bukti bahwa pembangunan yang melibatkan masyarakat akan lebih berkelanjutan,” tambah Jermias.

Kepala Desa Jermias Tafui menyebut Dana Desa sebagai “tabungan hidup” bagi generasi desa. Filosofi ini menggambarkan cara berpikir strategis dalam pengelolaan dana publik di tingkat lokal — bukan sekadar untuk membangun, tetapi untuk menanam nilai manfaat yang bertahan lama.

“Kalau uang ini dikelola dengan baik, hasilnya akan terus mengalir seperti air. Kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun masa depan yang lebih sejahtera,” ujarnya dengan nada tegas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan kemandirian desa dalam menentukan arah pembangunannya sendiri, berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal.

Hadirnya air bersih membawa perubahan nyata dalam kehidupan warga Passi. Ibu rumah tangga kini memiliki waktu lebih untuk mengurus keluarga dan beraktivitas ekonomi, sementara anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa harus menunggu giliran mengambil air.

Seorang warga Dusun Tiga, mengungkapkan rasa syukur dan haru.

“Dulu kami harus bangun pagi-pagi sekali untuk menimba air di sumur jauh. Sekarang air sudah sampai di dekat rumah. Hidup kami lebih ringan, kami merasa diperhatikan,” tuturnya.

Dampak positif ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat akan melahirkan pemberdayaan nyata dan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.

Selain fokus pada hasil fisik, Pemerintah Desa Passi juga menegaskan pentingnya akuntabilitas publik dalam pengelolaan Dana Desa.

Seluruh kegiatan pembangunan dilaporkan secara terbuka melalui forum musyawarah desa, agar masyarakat dapat ikut mengawasi dan menilai kinerja pemerintah.

“Transparansi adalah roh dari kepercayaan. Kami tidak ingin hanya membangun, tapi juga mendidik masyarakat untuk memahami bagaimana uang desa digunakan,” tegas Jermias Tafui.

Air bukan sekadar kebutuhan biologis — ia adalah simbol peradaban dan kemajuan. Ketika sebuah desa mampu mengelola sumber airnya dengan bijak, di situlah kemajuan dimulai.

Pembangunan air bersih di Desa Passi menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa adalah pembangunan manusia, bukan hanya tentang beton dan pipa, tetapi tentang nilai, tanggung jawab dan masa depan.

Dengan komitmen kuat dan tata kelola yang jujur, Desa Passi kini menegaskan diri sebagai contoh bagaimana Dana Desa bisa menjadi sumber kehidupan yang mengalir, menumbuhkan harapan dan meneguhkan kemandirian bagi generasi yang akan datang.