BBC – Hari menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi dunia pendidikan vokasi maritim di Nusa Tenggara Timur.
Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki secara resmi dikukuhkan sebagai Senat Kehormatan Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang dalam prosesi Wisuda Angkatan VII yang berlangsung khidmat di aula serba guna kampus, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat. Rabu 16 Juli 2025
Pengukuhan ini tidak hanya menjadi simbol kehormatan institusional, tetapi juga bentuk apresiasi atas dedikasi dan perhatian Aurum terhadap pengembangan sumber daya manusia maritim lokal.
Sebagai bagian dari Wisuda Nasional Satuan Pendidikan Tinggi Vokasi Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, kegiatan ini disiarkan serentak secara daring dan dihadiri langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, secara virtual dari Jakarta.
Dalam suasana akademik yang penuh kehangatan, 207 lulusan Politeknik KP Kupang secara resmi dilepas untuk melangkah ke dunia nyata, membawa bekal ilmu, keterampilan dan harapan.
Kehadiran Wakil Bupati Aurum sebagai senat kehormatan sekaligus tokoh inspiratif dalam prosesi tersebut menjadi pemantik semangat bagi para lulusan dan civitas akademika.
Dalam sambutannya, Aurum Titu Eki menegaskan bahwa Kabupaten Kupang menyimpan potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, mulai dari garis pantai yang luas, kawasan pesisir yang produktif, hingga ekosistem laut yang kaya.
Namun ia juga menyampaikan kejujuran akademik bahwa potensi ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan teknologi, rendahnya kapasitas SDM dan belum meratanya akses pasar.
“Di sinilah peran lembaga pendidikan vokasi seperti Politeknik KP Kupang menjadi sangat penting dan strategis. Kalian bukan sekadar lulusan, kalian adalah harapan, pelita dan pemegang tongkat estafet masa depan,” ungkap Aurum dengan penuh semangat.
Ia juga berpesan kepada para lulusan agar tidak semata-mata menjadi pencari kerja, melainkan hadir sebagai pencipta solusi dan agen perubahan di masyarakat, terutama dalam mendorong ekonomi biru yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan pendekatan cinta pada tanah kelahiran dan semangat untuk membangun dari pesisir, Aurum mendorong para lulusan untuk berani keluar dari zona nyaman dan membangun masa depan dengan karakter, keberanian dan komitmen.
“Pemerintah Kabupaten Kupang membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dan partisipasi para alumni dalam program pembangunan daerah, termasuk dalam ketahanan pangan laut dan pelestarian ekosistem pesisir,” tegasnya penuh harap.
Wisuda ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kupang Jackson Baok, Direktur Politeknik KP Kupang Muhammad Alit Ulan, para anggota senat kampus, serta orang tua dan wali lulusan yang memenuhi aula dengan rasa haru dan bangga.
Prosesi berlangsung tertib, penuh harapan dan berakhir dalam suasana haru yang menyatukan cinta akan ilmu, hormat pada guru dan keyakinan bahwa laut bukan hanya sumber daya, tetapi ruang kehidupan dan masa depan bagi generasi muda Kupang dan Indonesia Timur.
