Kupang, BBC – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT VII Tahun 2025 di Stadion Oepoi Kupang, Selasa (9/9/2025).
Ajang olahraga bergengsi bagi pelajar ini diikuti 19 kontingen dari kabupaten/kota se-NTT dengan total 1.440 peserta yang siap bertanding di berbagai cabang olahraga.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa keberhasilan olahraga tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang pembinaan atlet sejak dini.
“Prestasi bukanlah kebetulan. Ia lahir dari manajemen olahraga yang baik, disiplin, dan kesempatan bertanding yang diberikan sejak masa pelajar. POPDA ini menjadi langkah awal melahirkan atlet unggul yang siap bersaing di level nasional hingga internasional,” ujarnya.
Gubernur mengingatkan, capaian NTT pada PON 2024 di Aceh dan Sumut yang berhasil meraih 7 medali emas, 13 medali perak, dan 16 medali perunggu adalah bukti bahwa pembinaan atlet pelajar sangat penting.
“Keberhasilan itu bermula dari ajang seperti POPDA. Oleh karena itu, POPDA VII 2025 ini harus kita jadikan momentum menuju penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 di NTT dan NTB,” tegasnya.
Selain mendorong atlet untuk berjuang maksimal, Gubernur juga menekankan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan solidaritas.
“Bertandinglah dengan fokus dan semangat tinggi. Raihlah prestasi setinggi-tingginya, namun jangan pernah melupakan persaudaraan dan persatuan. Menang dirayakan dengan rendah hati, kalah diterima dengan jiwa besar,” pesan Melki Laka Lena.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa olahraga tidak hanya mengasah fisik, tetapi juga membentuk mental dan karakter.
“Dari olahraga kita belajar kejujuran, keterbukaan, serta lapang dada menerima hasil. Intinya, olahraga adalah sarana membangun kebersamaan dan solidaritas,” tambahnya.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) NTT, Alfonsius Theodorus, dalam laporannya menyebutkan bahwa 19 kontingen yang mengikuti POPDA kali ini berasal dari Kabupaten Alor, Belu, Ende, Flores Timur, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Lembata, Malaka, Manggarai Barat, Nagekeo, Ngada, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sikka, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, serta PPLD dan PPLMD NTT.
Adapun jumlah peserta POPDA VII 2025 terdiri dari 1.086 atlet, 229 pelatih, dan 125 manajer. Mereka akan bertanding di 7 cabang olahraga, yakni shorinji kempo, pencak silat, tinju, taekwondo, karate, wushu dan atletik.
Pembukaan POPDA VII ditandai dengan penekanan sirine dan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur Melki Laka Lena, disaksikan ribuan peserta dan tamu undangan. Pada kesempatan yang sama, Gubernur juga menyerahkan Kartu BPJS Kesehatan secara simbolis kepada atlet, sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap perlindungan kesehatan generasi muda olahraga NTT.
Sinergi Bangun NTT
Mengangkat semangat “Ayo Bangun NTT”, POPDA VII 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga ajang memperkuat integrasi daerah. “Mari kita sukseskan POPDA sebagai langkah awal membangun kejayaan olahraga NTT dan mempersiapkan diri menuju PON 2028,” pungkas Gubernur Melki Laka Lena.
Apakah Anda ingin saya tambahkan juga meta deskripsi SEO (155–160 karakter) dan kata kunci utama agar berita ini langsung siap tayang di portal online?
