Kupang, BBC — Menjelang perayaan Natal, kekuasaan tidak lagi dimaknai sebagai simbol otoritas yang berjarak, melainkan sebagai kehadiran etis yang menyentuh ruang-ruang paling dasar kehidupan masyarakat.

Dalam semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang berkolaborasi dengan Rumah Sakit (RS) Leona Noelbaki menggelar kegiatan bakti sosial di Gereja Victory Noelmina, Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Minggu (14/12/2025).

Kegiatan ini merupakan manifestasi pelayanan publik yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Bakti sosial tersebut mencakup pembagian 120 paket sembako serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis, yang ditujukan untuk memperkuat kesadaran preventif dan deteksi dini kondisi kesehatan warga.

Sejak pagi hari, masyarakat setempat tampak memadati lokasi kegiatan. Gereja tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga menjelma menjadi ruang sosial—tempat bertemunya negara, tenaga medis dan rakyat dalam relasi yang setara dan bermartabat.

Bupati Kupang, Yosef Lede hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat serta meninjau proses pemeriksaan kesehatan.

Kehadiran kepala daerah ini mengandung pesan simbolik yang kuat: bahwa penyelenggaraan pemerintahan yang efektif harus berpijak pada prinsip kedekatan, empati dan tanggung jawab sosial.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kontribusi RS Leona Noelbaki yang secara konsisten memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Kupang.

Ia menekankan bahwa bantuan sosial dan pemeriksaan kesehatan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan instrumen nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pemeriksaan kesehatan gratis ini harus dimanfaatkan dengan baik agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya. Jika ditemukan indikasi penyakit, maka perlu segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang.

Pelayanan seperti ini harus berkelanjutan dan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini minim akses layanan kesehatan,” ujar Yosef Lede.

Pernyataan tersebut menegaskan pendekatan pembangunan kesehatan yang berbasis pencegahan dan kolaborasi lintas sektor.

Hal ini sejalan dengan pandangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Desmiyeti Ngatriany yang menyebut bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pelayanan kesehatan swasta merupakan strategi penting dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan yang inklusif.

Menurut dr. Desmiyeti, pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan RS Leona dengan menghadirkan dokter umum dan dokter spesialis merupakan bentuk pelayanan komprehensif yang patut dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Sementara itu, perwakilan RS Leona Noelbaki, Emiliana Elisabeth Sherly menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial merupakan agenda rutin RS Leona, terutama dalam momentum menjelang Hari Raya Natal.

Di wilayah Kabupaten Kupang, kegiatan tersebut dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Takari dan Kecamatan Fatuleu, dengan total bantuan sosial berupa beras sebanyak 1 ton, minyak goreng dan gula pasir disertai pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Bakti sosial ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan dukungan sosial,” ungkap Emiliana.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Takari, Ketua Majelis Jemaat Victory Takari serta masyarakat setempat.

Di Noelmina, menjelang Natal, bakti sosial ini melampaui makna sebuah kegiatan rutin. Ia menjelma sebagai doa yang diwujudkan dalam tindakan, pelayanan yang diterjemahkan dalam kebijakan serta pengingat bahwa kekuasaan yang beradab adalah kekuasaan yang bersedia turun, hadir dan merawat kehidupan rakyat dengan penuh tanggung jawab moral.