BB – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Kupang, Efendi Kusumo, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu yang beredar terkait Yosef Lede, mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang periode 2014 – 2019.
Dalam keterangannya, Efendi membantah kabar bahwa Yosef Lede menerima biaya operasional kendaraan dinas setelah masa jabatannya berakhir.
Efendi Kusumo menjelaskan bahwa Yosef Lede memang mengajukan permohonan pinjam pakai kendaraan dinas berupa mobil Fortuner hitam dengan Nomor Polisi 117 M yang digunakan selama menjabat.
Namun, sejak pengajuan tersebut, seluruh biaya operasional, termasuk bahan bakar, oli, dan suku cadang, menjadi tanggung jawab pribadi Yosef Lede.
“Mobil tersebut memang digunakan oleh yang bersangkutan selama menjabat, tetapi setelah masa jabatannya selesai, biaya operasional ditanggung sendiri. Tidak ada sepeser pun anggaran dari DPRD untuk biaya kendaraan tersebut,” ujar Efendi dengan tegas, Senin (11/11) di Oelamasi.
Menurut Efendi, rumor yang menyebutkan bahwa Yosef Lede menerima biaya operasional kendaraan dengan nominal fantastis tidaklah benar. Efendi menyebut informasi tersebut sebagai hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengaku tidak pernah memberikan pernyataan yang mendukung isu tersebut, serta memastikan bahwa semua biaya operasional kendaraan yang dipinjam pakai menjadi tanggung jawab pribadi Yosef Lede.
“Berita yang menyebutkan Yosef Lede menerima biaya operasional fantastis itu tidak benar. Saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu. Jika memang ada dana operasional diberikan, tentu saya akan diprotes oleh anggota DPRD lainnya,” tambahnya.
Pernyataan tegas ini diharapkan bisa mengklarifikasi informasi yang salah di masyarakat serta menepis isu negatif yang berkembang. Efendi juga mengingatkan bahwa semua berita yang tidak memiliki dasar faktual berpotensi merusak citra lembaga DPRD Kabupaten Kupang.
Dengan adanya klarifikasi dari Sekwan ini, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak terpengaruh oleh rumor yang tidak berdasar.
