Kupang, BBC — Dalam upaya menjaga keseimbangan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang akhir tahun, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri melaksanakan kegiatan monitoring harga sembilan bahan pokok (Sembako) di Kabupaten Kupang, pada Kamis (23/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Nasriadi, S.H., S.I.K., M.H., dari Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri, dan mendapat dukungan penuh dari Ditreskrimsus Polda NTT, Perum Bulog, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kupang.
Berbeda dari sekadar inspeksi administratif, kegiatan monitoring kali ini dilakukan secara langsung di Pasar Oesao, Kecamatan Kupang Timur. Tim gabungan hadir sejak pukul 09.00 WITA untuk meninjau kios dan lapak penjual beras — mulai dari beras medium hingga premium.
Kombes Pol. Nasriadi bersama tim tidak hanya mencatat harga, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang guna memahami kondisi riil di lapangan. Diskusi ini mencakup persoalan pasokan, jalur distribusi dan penyebab naik-turunnya harga di tingkat pengecer.
“Pendekatan seperti ini penting agar kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat, bukan hanya berdasarkan data di atas kertas,” ujar Kombes Pol. Nasriadi dalam kesempatan itu.
Selain pemantauan harga, tim Satgas Pangan juga mengambil sejumlah sampel beras untuk diuji di laboratorium. Langkah ini dilakukan guna memastikan kualitas dan mencegah praktik curang seperti pencampuran atau pengemasan ulang beras yang dapat merugikan konsumen.
Menurut Nasriadi, tindakan pencegahan seperti ini adalah bagian dari upaya Polri menjaga integritas pasar dan keadilan ekonomi rakyat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap butir beras yang dibeli masyarakat benar-benar layak konsumsi, sesuai standar dan tidak ada permainan harga di belakangnya,” tegasnya.
Perwakilan dari Bulog dan Bapanas yang turut hadir menegaskan pentingnya kerja bersama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan pelaku pasar.
Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai fondasi kuat dalam menjaga rantai pasok dan stabilitas harga bahan pokok, terutama beras, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Satgas Pangan Mabes Polri berharap masyarakat Kabupaten Kupang dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar dan kualitas yang baik menjelang akhir tahun.
Kehadiran Polri bersama instansi terkait menjadi wujud nyata bahwa negara hadir untuk menjaga kesejahteraan rakyat, bahkan dari pasar-pasar di pelosok daerah.
