BB – Sebuah vidio beredar luas di grup WhatsApp dan Facebook, memperlihatkan aksi nekat sebuah mobil ambulance yang menerobos derasnya arus banjir di Sungai Nefopal, Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur,Jumat 07 Februari 2025
Ambulance tersebut tengah membawa seorang pasien dalam kondisi kritis, namun upaya penyelamatan berakhir dramatis ketika mesin kendaraan tiba-tiba mogok di tengah sungai.
Dalam video yang beredar, tampak warga yang berada di sekitar sungai langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Mereka berusaha mendorong ambulance yang terjebak di tengah derasnya arus banjir.
Namun, meski sudah dikerahkan banyak tenaga, kendaraan tetap tak bergerak akibat derasnya aliran sungai dan mesin yang mati total.
Suasana semakin menegangkan ketika terdengar suara dalam video yang menyebutkan bahwa di dalam ambulance terdapat pasien dalam kondisi kritis. Kondisi ini membuat warga semakin panik dan berusaha lebih keras untuk mengevakuasi kendaraan.
Beruntung, tak lama kemudian, sebuah ambulance lain datang dari seberang sungai. Tim medis dan warga segera bertindak cepat untuk memindahkan pasien dari ambulance yang mogok ke kendaraan yang baru datang.
Dengan penuh perjuangan dan kewaspadaan, pasien akhirnya berhasil dipindahkan dan segera dilarikan ke rumah sakit di Kupang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sejak jembatan Nefopal hancur akibat banjir bandang pada tahun 2022, warga yang tinggal di daerah Kupang Timur, termasuk Kecamatan Sulamu, Fatuleu Barat, dan Amfoang, terpaksa harus melintasi alur sungai untuk mencapai pusat kota. Kondisi ini semakin berbahaya saat musim hujan, di mana arus sungai menjadi lebih deras dan sulit diprediksi.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat tentang pentingnya infrastruktur yang memadai demi keselamatan warga, terutama dalam kondisi darurat seperti yang dialami ambulance tersebut.
Aksi nekat ambulance menerobos banjir demi menyelamatkan nyawa pasien berakhir dengan momen mendebarkan.
Berkat kerja sama warga dan bantuan ambulance lain, pasien akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya akses jalan yang layak untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
