BB — Dalam rangka mempererat sinergi antar petugas perbatasan, Komandante Pos UPF Police Timor Leste, E. Remedios, dan Petugas Imigrasi Police Citrana Oecusse, Anto Sulfa, melakukan silaturahmi ke Pos Oepoli Tengah, wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, pada Selasa (22/10) pagi.
Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Komandan Kompi (Danki) Pamtas Arhanud 15 Semarang, Kapten Arh. Amirudin, dan Kapolsek Amfoang Timur, Ipda Thomas M.W. Radiena, S.H., M.H.
Kegiatan ini turut dihadiri tokoh masyarakat setempat, Amadeo Sonbay, beserta perwakilan dari pihak TNI dan Polri seperti Danpos Oepoli Tengah, Sertu Codrat, Wadanpos Oepoli Tengah, Sertu Baswara, personel Polsek Amfoang Timur, dan anggota Satgas Arhanud Pamtas. Petugas Imigrasi Oepoli, Sandri Kameo, S.Pd., juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Silaturahmi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan lintas institusi antara penjaga perbatasan kedua negara, terutama dalam menjaga keamanan dan stabilitas di sepanjang garis batas Republik Indonesia (RI) dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Kapten Arh. Amirudin menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga wilayah perbatasan yang rawan terhadap gangguan keamanan.
“Hubungan yang kuat dan saling mendukung antara TNI, Polri, dan UPF Police Timor Leste sangat penting untuk memastikan keamanan wilayah perbatasan tetap terjaga,” ungkapnya.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan mekanisme komunikasi yang lebih efektif antar institusi keamanan di perbatasan.
Hal ini sangat krusial dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersifat keamanan maupun sosial.
Kapolsek Amfoang Timur, Ipda Thomas Radiena, juga menegaskan bahwa sinergi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas di kawasan perbatasan.
“Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid, kita bisa mencegah potensi gangguan di wilayah perbatasan. Ini juga menjadi bentuk upaya preventif untuk menjaga kedaulatan negara,” jelasnya.
Pertemuan ini juga membahas pentingnya patroli gabungan serta berbagi informasi intelijen antara kedua pihak untuk mengantisipasi pergerakan yang mencurigakan di perbatasan.
Komandante Pos UPF Police, E. Remedios, menyambut baik inisiatif ini dan berharap agar kerja sama seperti ini bisa terus diperkuat di masa mendatang.
Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana akrab ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan dan meningkatkan koordinasi demi menjaga keamanan perbatasan RI-RDTL.
Keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan, terutama di wilayah hukum Polsek Amfoang Timur, diharapkan semakin terkendali dengan adanya sinergi lintas negara ini.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara TNI, Polri, dan UPF Police Timor Leste di kawasan perbatasan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat berperan signifikan dalam menjaga stabilitas, memperlancar komunikasi lintas negara, serta mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan RI-RDTL.
