BB — Kepala Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Mikhael Takel menunjukkan bukti nyata kepemimpinan pro-rakyat dengan menghadirkan akses air bersih bagi warganya.

Hingga pertengahan tahun 2025, sebanyak 4 dari 7 dusun di Desa Sillu telah menikmati distribusi air bersih secara berkelanjutan.

Pendistribusian air ini bersumber dari mata air Manufua, yang disalurkan melalui jaringan pipa dan dua unit sumur bor.

Menurut Mikhael, Rabu (9/7/2025), proyek ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah desa dan lembaga legislatif.

“Kami memprioritaskan air bersih karena ini adalah kebutuhan dasar masyarakat. Sumber pendanaan berasal dari dua jalur utama: dana desa dan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, sementara pembangunan sumber air di Manufua dibantu oleh Dinas PUPR Kabupaten Kupang,” jelas Mikhael Takel.

Hingga saat ini, tercatat 235 pelanggan aktif telah terlayani melalui sistem distribusi air tersebut. Program ini tidak hanya menyasar kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung kegiatan pertanian kecil dan peternakan lokal.

Warga Dusun I hingga Dusun IV kini tak lagi harus berjalan jauh ke sumber air alami. Kehadiran air bersih berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup, kesehatan keluarga, dan efisiensi waktu kerja masyarakat.

Meski sudah mencakup lebih dari separuh wilayah desa, Mikhael Takel menegaskan bahwa program air bersih ini masih akan dilanjutkan.

Tiga dusun lainnya menjadi prioritas tahap lanjutan, dengan harapan seluruh wilayah desa dapat menikmati fasilitas yang sama secara merata.

“Kami sedang menyusun perencanaan lanjutan. Prinsipnya, tidak boleh ada warga yang tertinggal dari akses air bersih,” tambahnya.

Keberhasilan proyek ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, DPRD, dan dinas teknis.

Program air bersih di Desa Sillu bisa menjadi contoh praktik baik dalam tata kelola desa berbasis kebutuhan riil masyarakat.

Dengan capaian ini, Mikhael Takel tak hanya sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga membangun fondasi kesejahteraan warga secara nyata.