BB – Dalam upaya merajut kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan, Penjabat (Pj) Bupati Kupang, Alexon Lumba, menghadiri peresmian Gedung Kebaktian GMIT Pniel Oebaki di Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang,Jumat 01/11/2024
Acara ini diadakan sebagai bentuk syukur dan perwujudan persatuan jemaat serta komitmen dalam membangun kehidupan rohani yang lebih baik.
Peresmian ini ditandai dengan pembukaan selubung papan nama gereja dan penandatanganan prasasti oleh Pj. Bupati Alexon Lumba bersama Wakil Sekretaris Majelis Sinode GMIT, Pendeta Zimrat Karmany, M.Th. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan ibadah liturgi yang dipimpin oleh Pendeta Silvana Messakh-Manafe.
Berbagai prosesi rohani, seperti prosesi lilin, Alkitab, dan alat-alat perjamuan, menambah khidmat suasana acara tersebut.
Dalam khotbahnya, Pendeta Zimrat Karmany mengajak jemaat GMIT Pniel Oebaki untuk memaknai peresmian ini sebagai tanda transformasi dan pertumbuhan iman.
“Ini adalah momen untuk menjadi manusia baru, yang mampu menjadi berkat bagi banyak orang,” ujarnya.
Ia berharap agar gedung kebaktian ini menjadi rumah doa yang terbuka bagi setiap jemaat yang ingin beribadah atau berdoa kapan saja.
Pada kesempatan yang sama, Pj. Bupati Alexon Lumba menyampaikan bahwa pembangunan gedung kebaktian ini adalah simbol kebersamaan dan persaudaraan antar jemaat.
“Gedung ini berdiri bukan karena usaha individu, tetapi atas dasar persekutuan dan kebersamaan seluruh jemaat GMIT Pniel Oebaki,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan gereja dalam menangani berbagai isu sosial, seperti stunting, kemiskinan ekstrem, dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang.
Selain itu, Alexon Lumba mengajak jemaat untuk terus berpartisipasi aktif dalam membangun karakter dan moral jemaat yang tangguh, terutama di era yang penuh kompetisi dan perubahan cepat.
“Pendidikan yang berkualitas serta karakter yang kuat adalah bekal penting dalam menghadapi tantangan masa kini,” tambahnya.
Rasa syukur juga diungkapkan oleh anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun, yang mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam pembangunan gedung gereja ini.
“Ini adalah hasil kolaborasi luar biasa dari jemaat dan seluruh pihak yang peduli,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur, Ketua Majelis Jemaat, para pendeta se-Klasis Amarasi Timur, Kepala Dinas Nakertrans Charles Abineno, Kepala Dinas Perijinan Guntur Taopan, dan Sekcam Amarasi. Kehadiran tokoh-tokoh ini menunjukkan dukungan kuat untuk perkembangan kehidupan rohani dan sosial jemaat di Amarasi.
Dengan diresmikannya gedung kebaktian ini, diharapkan jemaat GMIT Pniel Oebaki semakin terpacu untuk memperkuat iman dan menghidupi nilai-nilai kasih dan persaudaraan, menjadikan rumah ibadah ini sebagai sumber kekuatan dan kedamaian bagi seluruh jemaat serta masyarakat sekitar.
