BB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P., memimpin rapat strategis bersama Tenaga Ahli Menteri Dalam Negeri, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si., di Ruang Rapat Gubernur pada Senin (04/11).
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dra. Bernadeta M. Usboko, M.Si., beserta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemprov NTT.
Dalam pertemuan ini, Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si., menyampaikan pentingnya pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan pengaturan dalam fungsi pemerintahan.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara kesatuan dengan sistem desentralisasi memberikan tanggung jawab besar bagi pemerintah daerah untuk menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik yang prima.
“Asas desentralisasi atau otonomi daerah merupakan fondasi pemerintahan kita, dengan kewenangan mengatur melalui peraturan daerah dan mengurus melalui manajemen pemerintahan.
Efisiensi adalah salah satu kunci sukses dalam pelayanan publik. Jika efisiensi tidak terjaga, maka pelayanan kepada masyarakat akan terganggu,” ungkap Dr. Suhajar Diantoro dalam arahannya.
Dr. Suhajar juga menegaskan bahwa negara yang maju adalah negara yang mampu mentransformasi organisasi pemerintahnya menjadi entitas yang berorientasi pada pelayanan publik.
Ia menekankan pentingnya sinergi, kepemimpinan yang kuat, serta partisipasi masyarakat dalam menciptakan pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, menyampaikan terima kasih kepada Dr. Suhajar Diantoro atas arahannya. Ia berharap arahan tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah provinsi NTT dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Harapan saya, arahan yang disampaikan dapat menjadi obor yang menerangi semangat kita dalam menjalankan pelayanan bagi masyarakat. Kepemimpinan perangkat daerah di NTT harus berkomitmen untuk menjaga efisiensi dalam pelayanan, inovasi, serta integritas dalam melaksanakan tugas,” ujar Dr. Andriko.
Sebagai tanda kehormatan, sebelum rapat dimulai, Dr. Andriko menyambut Dr. Suhajar Diantoro beserta rombongan di VIP Bandara El Tari Kupang dengan prosesi pengalungan kain tenun khas NTT. Gestur ini menjadi simbol persahabatan dan apresiasi terhadap dukungan Kemendagri dalam penguatan kapasitas pemerintahan daerah di NTT.
Dengan semangat otonomi daerah yang kuat dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Provinsi NTT bertekad meningkatkan pelayanan publik dan terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat NTT.
