BB – Pemerintah Kota Kupang menerima hibah Barang Milik Negara (BMN) senilai triliunan rupiah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Keuangan, dalam sebuah acara resmi yang digelar di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, pada Kamis (10/10).
Hibah ini mencakup berbagai infrastruktur strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang, terutama di kawasan terdampak bencana dan daerah kumuh.
Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Sekretaris Dinas PRKP Kota Kupang, Johannes Bell, ST., MT., dan Kepala Bidang Prasarana dan Utilitas Umum, Jeane P. G. Hadjon, ST., MM., hadir langsung dalam acara tersebut untuk menandatangani berita acara serah terima hibah.
Beberapa infrastruktur yang diserahterimakan meliputi prasarana sarana dan utilitas umum (PSU) berupa jalan lingkungan perumahan yang tersebar di sembilan lokasi dengan total luas ribuan meter persegi.
Hibah ini juga mencakup pembangunan perumahan bagi korban bencana Siklon Tropis Seroja tahun 2021 di Kelurahan Manulai Dua sebanyak 173 unit rumah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyerahan BMN.
“BMN ini dibangun menggunakan APBN yang berasal dari masyarakat, dan kini dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur berkualitas,” jelas Sri Mulyani. Ia juga menegaskan bahwa infrastruktur yang diberikan harus dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik demi kepentingan rakyat.
Sejalan dengan hal tersebut, Linus Lusi menyampaikan apresiasinya atas hibah BMN yang diberikan kepada Pemkot Kupang. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan. BMN yang kami terima ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kota Kupang,” ungkap Linus.
Penjabat Wali Kota Kupang juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kelangsungan pembangunan.
“Sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan dalam pembangunan berkelanjutan. Kami berharap masyarakat Kota Kupang dapat segera merasakan dampak positif dari hibah ini,” tambahnya.
Selain penyerahan BMN, pemerintah pusat juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata bagi daerah-daerah terdampak bencana maupun yang memerlukan peningkatan kualitas infrastruktur, terutama di sektor perumahan, jalan, dan fasilitas umum. Selama 10 tahun terakhir, Kementerian PUPR telah menyerahkan BMN senilai lebih dari 374 triliun rupiah, dan untuk tahun 2024, nilai BMN yang diserahkan mencapai 19,26 triliun rupiah.
Dengan adanya hibah ini, Kota Kupang diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk menjaga dan memelihara aset-aset tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kemajuan Kota Kupang.
