BB – Pernyataan kontroversial Ketua DPC Ormas Pelita Prabu, Yosef Fomeni, akhirnya berujung pada permintaan maaf. Setelah mengklaim bahwa program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kupang mendapat arahan dari Bupati Kupang terpilih, Yosef Lede, SH, Fomeni kini mengakui bahwa pernyataannya tidak berdasar.
Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Yosef Fomeni di Sekretariat GEMOY, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, pada Rabu (28/01/2025) siang. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta maaf secara terbuka kepada Bupati Kupang terpilih dan masyarakat Kabupaten Kupang atas kegaduhan yang ditimbulkan.
Sebelumnya, pada Jumat (24/01), Yosef Fomeni menyampaikan kepada awak media bahwa Ormas Pelita Prabu telah mendapatkan arahan dari Bupati Kupang terpilih terkait program Makan Bergizi Gratis. Pernyataan ini sontak mendapat bantahan keras dari Tim Transisi GEMOY.
Jermias Mone, perwakilan Tim GEMOY, menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Hal ini membuat Yosef Fomeni mendapat banyak tekanan untuk memberikan klarifikasi.
Dalam pertemuan di Sekretariat GEMOY, Yosef Fomeni mengakui bahwa ia kecolongan dalam menyampaikan pernyataan yang mencatut nama Bupati Kupang terpilih. Ia menyesali kesalahannya dan berharap masyarakat tidak terpancing dengan isu yang berkembang.
“Itu kecolongan saya, saya minta maaf atas pernyataan tersebut. Saya harap masyarakat Kabupaten Kupang tidak terpancing dengan apa yang saya sampaikan,” ujar Yosef Fomeni di depan awak media
Lebih lanjut, ia juga meminta maaf kepada Bupati Kupang terpilih, Yosef Lede, serta seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Kupang atas kesalahannya.
“Saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran pengurus DPC Pelita Prabu menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang saya timbulkan. Saya meminta maaf kepada Pak Bupati,” pungkasnya.
Meski Yosef Fomeni telah meminta maaf, publik masih bertanya-tanya tentang motivasi di balik pernyataan awalnya. Apakah ini murni kekeliruan atau ada kepentingan tertentu di baliknya?
Sementara itu, Tim GEMOY menegaskan bahwa mereka akan terus memastikan tidak ada pihak yang menyebarkan informasi yang bisa menyesatkan masyarakat. Mereka juga mengimbau agar seluruh organisasi tetap menjaga integritas dan transparansi dalam setiap program yang dijalankan.
Pemerintah Kabupaten Kupang sendiri menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat, tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.
