BB – Bupati Kupang, Yosef Lede, menegaskan bahwa disiplin adalah kunci utama dalam pemerintahan yang baik. Dalam apel perdana pasca pelantikannya oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara

Bupati Yosef menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kerapian, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.

Dalam apel pagi yang digelar di halaman Kantor Bupati pada Selasa (04/03), Bupati Kupang menekankan bahwa kinerja yang baik berawal dari disiplin yang kuat. Ia mengkritisi rendahnya tingkat kehadiran ASN dan PTT dalam apel pagi.

“Jumlah ASN dan PTT di Kabupaten Kupang lebih dari 2.500 orang, tapi yang hadir dalam apel tidak sampai 1.000 orang,” ungkapnya tegas.

Selain masalah kehadiran, Bupati Yosef juga menyoroti kerapian berpakaian pegawai. Ia memberi waktu satu bulan bagi seluruh ASN dan PTT untuk merapikan penampilan, termasuk aturan tentang cara berpakaian, rambut gondrong, brewok, dan tato.

“Saya tidak memiliki kepentingan pribadi. Kepentingan saya adalah menjadikan pemerintahan lebih baik. Jika tidak disiplin, saya akan ambil langkah tegas, baik untuk ASN maupun PTT,” ujarnya dengan nada serius.

Dalam menjalankan kebijakan ini, Bupati Yosef Lede didampingi Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki akan langsung memantau tingkat kedisiplinan ASN dan PTT, mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga staf di berbagai instansi.

Bupati menegaskan bahwa jam kerja harus dipatuhi sesuai aturan yang berlaku, tanpa ada pegawai yang sesuka hati datang dan pulang kantor.

Langkah tegas yang diambil oleh Bupati Kupang didasarkan pada regulasi yang berlaku. Sebagai pemimpin daerah yang mendapat mandat dari Tuhan dan masyarakat, ia berkomitmen untuk menegakkan aturan guna menciptakan pemerintahan yang profesional, tertib, dan berintegritas.

Dengan kebijakan ini, diharapkan seluruh ASN dan PTT di Kabupaten Kupang dapat bekerja lebih optimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.