BB – Warga Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, akhirnya bisa kembali menggunakan Jembatan Nunpisa setelah perbaikan darurat yang dilakukan pemerintah daerah.

Aksi cepat Bupati Kupang, Yosef Lede, dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki dalam menangani keluhan masyarakat mendapat apresiasi luas.

Jembatan Nunpisa telah mengalami kerusakan sejak Desember 2022 dan menjadi hambatan utama bagi mobilitas warga di enam kecamatan wilayah Amfoang serta Kecamatan Fatuleu Barat dan Sulamu.

Selama lebih dari dua tahun, warga harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko, menghambat aktivitas ekonomi serta akses ke pusat pemerintahan di Oelamasi.

Menanggapi keluhan masyarakat, Bupati Kupang periode 2025-2030, Yosef Lede, segera mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan perbaikan darurat jembatan melalui CV Karunia Indah.

Upaya ini membuahkan hasil, dan mulai Sabtu (15/2/2025), Jembatan Nunpisa kembali bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki. Jembatan ini sudah rusak sejak 2022 dan baru sekarang diperbaiki. Berkat bantuan pemerintah, warga kini bisa kembali beraktivitas dengan lancar,” ujar Yusten Jibrael Lalan, salah satu tokoh masyarakat Desa Oelatimo.

Meskipun jembatan telah diperbaiki, pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas Polres Kupang serta masyarakat sepakat untuk membatasi kendaraan bertonase berat agar tidak melintasi jembatan.

Keputusan ini diambil demi menjaga keamanan pengguna jalan dan memperpanjang usia jembatan hingga perbaikan permanen dilakukan.

Perbaikan Jembatan Nunpisa berdampak besar terhadap kelancaran aktivitas ekonomi di enam kecamatan wilayah Amfoang, Kecamatan Fatuleu Barat, dan Kecamatan Kupang Timur dan Sulamu.

Masyarakat kini bisa kembali beraktivitas tanpa harus mencari jalur alternatif yang jauh lebih sulit ditempuh.

Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa pemerintahannya akan selalu mengutamakan respon cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

“Setiap keluhan masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Infrastruktur yang baik adalah kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga,” katanya.

Dengan langkah cepat ini, warga berharap Pemkab Kupang terus memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur lainnya yang masih membutuhkan perbaikan(***)