BB – Sebanyak 15 Taruna/i Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD) sukses menyelesaikan praktek kerja lapangan (PKL) di Kabupaten Kupang,Selasa 10/12/2024

Program yang berlangsung selama dua bulan, sejak Oktober hingga Desember 2024, ini bertujuan untuk menginventarisasi kebutuhan fasilitas transportasi di wilayah tersebut.

Kegiatan PKL ini ditutup dengan seminar laporan umum yang digelar di Kantor Bupati Kupang, Oelamasi. Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba, Asisten III Sekda Novita Foenay, Kadis Perhubungan Ricky Djo, Wakapolres Kupang Riska Hubertha Hangge, serta perwakilan Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang, Edward Buitbesi.

Dalam sambutannya, Alexon Lumba menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Taruna/i PTDI-STTD.

“Kehadiran para Taruna/i sangat membantu Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mengidentifikasi kebutuhan transportasi yang mendesak. Walaupun hanya dua bulan, dampaknya sangat berarti, terutama dalam menyusun rekomendasi awal untuk pengembangan transportasi di Kupang,” ujarnya.

Ketua tim PKL, Angga Saputra, menjelaskan bahwa selama kegiatan berlangsung, mereka melakukan pengumpulan data primer dan sekunder melalui berbagai instansi terkait serta survei lapangan.

Data tersebut menjadi dasar dalam mengidentifikasi sejumlah permasalahan transportasi.

Bidang-bidang yang menjadi fokus utama tim PKL meliputi:

1. Perencanaan Lalu Lintas

2. Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas

3. Pengelolaan Angkutan Umum

4. Integrasi Multimoda

5. Keselamatan Lalu Lintas

“Kami tidak hanya menemukan permasalahan, tetapi juga menawarkan rekomendasi awal yang dapat dijadikan bahan evaluasi dan pengembangan lebih lanjut,” tambah Angga.

Asisten III Sekda Novita Foenay berharap hasil yang telah disusun oleh tim PKL dapat menjadi pijakan untuk perbaikan transportasi di Kabupaten Kupang. Ia juga mendorong Taruna/i agar terus berpikir kritis dan berorientasi pada pemecahan masalah di masa depan.

“Pengalaman selama PKL ini adalah bekal berharga untuk menghadapi dunia kerja. Tantangan yang dihadapi di lapangan akan membentuk karakter dan kompetensi mereka sebagai calon profesional di bidang transportasi,” ujar Novita.

Seminar ini ditutup dengan presentasi laporan umum oleh Taruna/i PTDI-STTD, yang mendapatkan tanggapan positif dari seluruh peserta.

Pemerintah Kabupaten Kupang berkomitmen untuk memanfaatkan hasil PKL ini dalam pengembangan transportasi lokal yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dapat menghasilkan solusi inovatif untuk pembangunan daerah.

Taruna/i PTDI-STTD telah menunjukkan bahwa dari data yang dikumpulkan, solusi konkret dapat dihasilkan untuk kemajuan transportasi di Kabupaten Kupang.