BB – Pj. Bupati Kupang, Alexon Lumba, menunjukkan aksi cepat tanggap dengan memantau langsung korban kebakaran di Desa Manusak, Kecamatan Amabi Oefeto, pada Kamis (19/12/2024).
Kehadirannya didampingi oleh Kepala Desa Manusak, Arthur Zimenez, untuk melihat langsung kondisi rumah warga yang hangus terbakar.
Sebanyak dua rumah yang dihuni oleh empat kepala keluarga (KK) hangus rata dengan tanah akibat musibah kebakaran tersebut.
Dalam kunjungannya, Alexon menyampaikan rasa keprihatinan mendalam dan berkomitmen untuk membantu korban membangun kembali rumah mereka.
Pj. Bupati Kupang: “Kami Prihatin dan Siap Membantu” Alexon Lumba menyampaikan dukungannya secara langsung kepada para korban.
“Bapa/mama saya ucapkan rasa prihatin atas musibah yang terjadi. Nanti kita identifikasi kembali kebutuhan pembangunan sehingga bapa/mama, adik kakak bisa menempati rumah, apalagi musim hujan begini kasian,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Alexon juga langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pendidikan, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempercepat pengurusan dokumen penting seperti akta, ijazah, dan sertifikat tanah (SHM) yang ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Salah satu korban kebakaran, Ramiro Alves, mengapresiasi kehadiran Pj. Bupati yang telah melihat langsung kondisi mereka.
“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Bapak Bupati. Semoga rumah kami segera dibangun kembali, dan dokumen yang hilang dapat diurus secepatnya,” ujar Ramiro.
Menurut Ramiro, bantuan awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah diterima.
Namun, para korban berharap bantuan lanjutan dapat segera terealisasi agar mereka bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Kehadiran Alexon Lumba di lokasi menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani musibah ini. Langkah cepat berupa identifikasi kebutuhan korban, koordinasi antarinstansi, hingga rencana pembangunan rumah korban kebakaran menjadi bukti nyata perhatian pemerintah kepada masyarakatnya.
Musibah kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan dukungan bersama. Pemerintah Kabupaten Kupang berkomitmen untuk terus mendampingi korban hingga mereka kembali memiliki kehidupan yang layak.
