BB – Bupati Kupang periode 2025 – 2030, Yosef Lede, menegaskan pentingnya pengangkatan guru honorer dalam program PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk memastikan kualitas pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Kupang.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis, 16 Januari 2025, di gedung DPRD Kabupaten Kupang, Yosef Lede menyatakan bahwa 425 guru honorer yang telah mengikuti tes P3K dan lulus harus diprioritaskan dalam pengangkatan PPPK.

Menurut Yosef Lede, program PPPK merupakan solusi penting bagi nasib guru honorer yang sudah memenuhi syarat namun belum mendapatkan status sebagai ASN.

Ketua DPRD Kabupaten Kupang periode 2014 – 2019 ini menegaskan bahwa pengangkatan guru honorer, khususnya kategori R3, harus menjadi prioritas utama.

“R3 harus diutamakan karena mereka sudah memenuhi kriteria dan siap untuk mengabdi lebih lama dalam pendidikan,” ujar Yosef Lede.

Yosef Lede menambahkan bahwa R3 (Rekrutmen 3) merupakan kelompok guru honorer yang dinilai sudah sangat berpengalaman dan kompeten.

Oleh karena itu, mereka harus diberikan kesempatan yang lebih besar untuk diangkat menjadi PPPK.

“Kita tidak tahu apakah program P3K ini akan terus ada di masa depan, sehingga jika mereka tidak diangkat sekarang, banyak guru yang berpotensi terabaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Kupang juga mengingatkan bahwa masalah perengkingan atau seleksi pengangkatan PPPK merupakan kewenangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Namun, yang terpenting adalah memastikan bahwa kuota yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dapat terisi dengan baik. Yosef Lede mengusulkan agar pemerintah daerah segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan keberlanjutan program PPPK bagi guru honorer di Kabupaten Kupang.

Bupati Yosef Lede juga menyampaikan bahwa pengangkatan guru honorer sebagai PPPK adalah langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kupang.

Dengan adanya pengangkatan ini, diharapkan para guru dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus, tanpa adanya kekhawatiran akan status kepegawaian mereka.

“Guru adalah ujung tombak dalam dunia pendidikan, dan sudah saatnya mereka mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Program PPPK ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi guru honorer untuk memperoleh status yang lebih pasti, serta kesejahteraan yang lebih baik,” tegas Yosef Lede.

Dengan komitmen kuat dari Bupati Kupang yang baru ini, diharapkan nasib guru honorer di Kabupaten Kupang dapat segera mendapatkan solusi yang tepat.

Pengangkatan guru honorer dalam program PPPK diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pendidikan yang lebih berkualitas dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Kupang.

Pentingnya pengangkatan guru honorer dalam program PPPK menjadi sorotan utama Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam memperjuangkan kesejahteraan dan keberlanjutan karier guru honorer di Kabupaten Kupang.

Dalam jangka panjang, pengangkatan ini akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di wilayah tersebut, serta memberikan kepastian hukum bagi para guru yang telah lama mengabdi.