Kupang, BBC — Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai kehidupan jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Jemaat Sion Camplong yang tengah melaksanakan rangkaian kegiatan Bulan Keluarga 2025.
Bulan Keluarga menjadi momen berharga bagi seluruh jemaat untuk kembali meneguhkan panggilan iman, mempererat hubungan antaranggota keluarga dan menumbuhkan kasih Kristus di tengah kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang masih berlangsung hingga akhir bulan Oktober ini diikuti oleh seluruh rayon di lingkungan Jemaat Sion Camplong.
Dari anak-anak, remaja, hingga orang tua — semua turut ambil bagian dalam berbagai lomba dan kegiatan rohani yang dirancang untuk mempererat tali kasih dan menumbuhkan semangat pelayanan.
Ketua Panitia Ijem Gedhar Ergembetus Lalus kepada Media ini menjelaskan, kegiatan Bulan Keluarga tahun ini menghadirkan tiga jenis perlombaan utama, yakni lomba futsal untuk anak-anak PAR antar-rayon, lomba film pendek bertema keluarga dan kuis keluarga yang melibatkan tujuh rayon di jemaat.
Menurutnya, seluruh kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana untuk menanamkan nilai iman, kebersamaan dan tanggung jawab dalam keluarga Kristen.
“Kami percaya bahwa setiap kegiatan yang dilakukan dengan kasih akan melahirkan sukacita yang berlipat. Bulan Keluarga ini adalah kesempatan kita semua untuk saling menguatkan, melayani dan belajar melihat keluarga sebagai anugerah Tuhan,” ujar Ijem penuh keyakinan.
Dengan semangat swadaya dan gotong royong, seluruh panitia dan jemaat bahu-membahu mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Dana awal sebesar lima juta rupiah yang disediakan panitia berkembang melalui partisipasi, setiap kontribusi bukan sekadar materi, tetapi wujud nyata kasih dan kepedulian terhadap pelayanan gereja.
Kegiatan ini pun menjadi ruang pembelajaran yang indah, di mana setiap keluarga diajak untuk memperdalam makna kasih dan kebersamaan.
Melalui futsal, anak-anak belajar sportivitas dan kerjasama; lewat film pendek, keluarga mengekspresikan nilai-nilai iman dan kehidupan Kristen; dan dalam kuis keluarga, jemaat diuji untuk mengenal lebih dalam Firman Tuhan serta nilai-nilai kekeluargaan yang sejati.
Ketua Majelis Jemaat GMIT Sion Camplong, Pendeta Yosef Z. Kafoni, S.Th memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jemaat dan panitia.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Bulan Keluarga adalah kesempatan emas bagi setiap keluarga Kristen untuk menata ulang relasi, memperkuat komunikasi dan meneguhkan iman bersama.
“Keluarga adalah gereja kecil yang hidup. Di dalamnya, kita belajar mengasihi, mengampuni dan bertumbuh dalam iman. Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk memahami kembali arti kasih yang sejati — kasih yang tidak mencari keuntungan diri, tetapi kasih yang melayani,” ujar Pendeta Yosef.
Pendeta Yosef juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini harus menjadi budaya rohani di tengah jemaat.
Ia berharap Bulan Keluarga dapat terus dikembangkan agar melibatkan lebih banyak unsur gereja, baik dari lingkup GMIT maupun denominasi lainnya, sehingga semangat kasih Kristus dapat menjangkau lebih banyak keluarga di sekitar
Dalam suasana zaman yang semakin digital dan cepat berubah, gereja ditantang untuk tetap hadir sebagai pembimbing rohani bagi keluarga.
Melalui lomba film pendek dan kuis keluarga, GMIT Sion Camplong mencoba mengajak jemaat untuk memahami peran teknologi sebagai alat pelayanan, bukan ancaman bagi nilai-nilai iman.
“Di era digital ini, kita tidak boleh kehilangan arah. Teknologi boleh maju, tapi nilai kekeluargaan dan kasih Kristus harus tetap menjadi pusat kehidupan,” ujar Pendeta Yosef menegaskan.
Kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung ini menjadi contoh nyata bahwa gereja mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan roh pelayanan. Anak-anak dan remaja dilibatkan secara aktif agar mereka tumbuh menjadi generasi Kristen yang kreatif, tangguh dan berakar dalam iman.
Bulan Keluarga GMIT Sion Camplong bukan sekadar serangkaian lomba atau acara gerejawi, tetapi sebuah perjalanan rohani yang meneguhkan arti kebersamaan dalam kasih Tuhan.
Setiap kegiatan, setiap tawa dan setiap kerja sama adalah bentuk pujian hidup kepada Allah yang menyatukan umat-Nya dalam keluarga yang kudus.
Di tengah kesibukan dunia modern, kegiatan ini menjadi oase rohani — tempat di mana keluarga kembali menemukan makna doa bersama, makan bersama dan melayani bersama.
Keluarga-keluarga di Jemaat Sion Camplong belajar bahwa iman tumbuh dalam kasih dan kasih bertumbuh dalam kebersamaan.
“Bersama dalam Kasih, Tumbuh dalam Iman”, GMIT Sion Camplong terus melangkah dalam keyakinan bahwa keluarga yang dibangun atas dasar Kristus akan menjadi sumber berkat, bukan hanya bagi gereja, tetapi juga bagi masyarakat di sekitarnya.
