KUPANG, BBC — Pemerintah Kabupaten Kupang terus memperlihatkan komitmen strategisnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan pendidikan vokasi yang berbasis kompetensi, kreativitas dan pemberdayaan potensi lokal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMK Negeri 2 Amfoang Selatan pada Jumat (8/5/2026).

Peresmian gedung tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan syukuran kelulusan siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026 serta pameran hasil karya peserta didik dalam program One School One Product (OSOP).

Kehadiran Gedung RPS ini merupakan bentuk dukungan konkret Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terhadap penguatan pendidikan kejuruan, khususnya pada konsentrasi keahlian Kriya Kreatif Kayu dan Rotan.

Sambutan Bupati Kupang pada kesempatan tersebut dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kain Maus.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi NTT atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah Kabupaten Kupang.

IMG 20260510 WA0072

Menurut Bupati, pembangunan fasilitas praktik tersebut bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, produktif dan memiliki daya saing di tengah dinamika pembangunan global yang terus berkembang.

“Kehadiran gedung ini memiliki makna sangat penting, karena menjadi sarana utama bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan berbasis kekayaan sumber daya alam dan budaya yang kita miliki,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Kain Maus.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Kupang memiliki kekayaan sumber daya lokal yang sangat potensial, khususnya dalam bidang kerajinan kayu dan rotan.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikelola secara inovatif dan berkelanjutan agar mampu menghasilkan produk ekonomi kreatif bernilai tambah yang dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas ruang pemberdayaan generasi muda.

IMG 20260510 WA0070

Dalam kerangka pembangunan daerah yang berbasis potensi lokal tersebut, program OSOP yang dijalankan SMK Negeri 2 Amfoang Selatan dinilai memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kultur kewirausahaan, inovasi dan kemandirian ekonomi di lingkungan pendidikan kejuruan.

“Program OSOP ini langkah tepat membangun jiwa kewirausahaan siswa. Di sini mereka tidak hanya belajar teori, tapi dilatih menciptakan karya yang kreatif, inovatif dan punya nilai jual. Ini sejalan dengan arah pembangunan daerah: meningkatkan kualitas SDM, mengembangkan ekonomi kreatif, dan membentuk pemuda mandiri, produktif, serta siap bersaing,” tambahnya.

Lebih lanjut, kepada para siswa kelas XII yang telah menyelesaikan proses pendidikan, Bupati Kupang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian akademik yang telah diraih.

Ia menekankan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir dari proses pembelajaran, melainkan fase awal menuju tanggung jawab sosial yang lebih luas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bupati juga mendorong para lulusan agar terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas moral serta membangun semangat pengabdian bagi daerah melalui kreativitas dan kerja produktif yang berorientasi pada kemajuan bersama.

“Teruslah belajar dan berkarya. Jadilah generasi berkarakter, disiplin, dan punya semangat membangun daerah. Saya berpesan: jangan hanya jadi pencari kerja, tapi ciptakanlah lapangan kerja sendiri dengan memanfaatkan segala potensi yang ada di tanah kelahiran kita,” pesannya.

Dalam sambutannya, penghargaan turut disampaikan kepada seluruh guru dan tenaga pendidik yang selama ini telah menjalankan tanggung jawab pendidikan dengan dedikasi dan pengabdian yang tinggi.

Menurut Bupati, peran tenaga pendidik memiliki dimensi strategis dalam membentuk kualitas generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara karakter dan sosial.

Ia menilai bahwa tugas mendidik generasi muda merupakan proses peradaban yang memerlukan ketekunan, kesabaran serta komitmen moral yang kuat demi memastikan keberlanjutan pembangunan daerah dan kemajuan bangsa.

Di akhir sambutan, Bupati Kupang berharap agar SMK Negeri 2 Amfoang Selatan terus berkembang menjadi institusi pendidikan kejuruan unggulan yang mampu melahirkan lulusan terampil, kreatif, inovatif, berkarakter serta memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha secara mandiri.

Peresmian Gedung RPS ini sekaligus menjadi representasi nyata arah kebijakan pembangunan pendidikan di Kabupaten Kupang yang menempatkan penguatan pendidikan vokasi sebagai instrumen strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia berbasis kompetensi dan potensi lokal.

Melalui pendekatan pendidikan yang adaptif, kontekstual dan berbasis keterampilan, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap generasi muda Amfoang Selatan mampu tumbuh menjadi insan-insan produktif yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan inovasi ekonomi baru yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang maju, mandiri, berdaya saing dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda NTT Ir. Yohanes Oktavianus, MM, anggota DPRD Kabupaten Kupang, Camat Amfoang Selatan, para lurah dan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, orang tua siswa, serta insan pers.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.