BB– Aksi cepat dan sigap dilakukan oleh Polsek Kupang Timur dalam mencegah tawuran antar pelajar yang melibatkan siswa SMAN 1 dan SMAN 3 Kupang Timur pada Selasa 17/9/2024 siang.
Berkat langkah mediasi yang tepat waktu, konflik yang sempat memanas berhasil diredakan, dan perdamaian antara dua kelompok siswa pun tercipta.
Kapolres Kupang,AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Kupang Timur, Iptu Johni Lapuisaly, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari SMAN 1 Kupang Timur mengenai perselisihan yang melibatkan siswa dari kedua sekolah tersebut.
“Setelah mendapat informasi, kami langsung melakukan mediasi di Mapolsek Kupang Timur untuk meredakan situasi,” ungkap Iptu Johni.
Dalam mediasi ini, para siswa yang terlibat perselisihan, yakni tujuh orang dari SMAN 1 dan tiga orang dari SMAN 3,berhasil menyelesaikan masalah mereka secara damai.
Perselisihan tersebut dilaporkan bermula dari ketegangan antara dua siswa,Olahulo Dosantos dari SMAN 1 dan Alfredo Hidabunga dari SMAN 3 Kupang Timur, yang terjadi pada Jumat (13/9).
Setelah insiden tersebut, Alfredo menginformasikan kepada rekan-rekannya bahwa dia mengalami penganiayaan, yang kemudian memicu reaksi dari siswa SMAN 3 untuk mendatangi SMAN 1 dan melakukan pengancaman.
Situasi yang memanas ini langsung ditangani oleh Polsek Kupang Timur, yang bergerak cepat mengamankan para siswa yang terlibat dan membawa mereka ke Mapolsek untuk dimediasi.
Setelah mediasi, semua siswa sepakat untuk tidak mengulangi perbuatan mereka dan menandatangani surat pernyataan yang disaksikan oleh guru-guru dari kedua sekolah.
Langkah cepat Polsek Kupang Timur ini berhasil menjaga ketertiban dan mencegah tawuran yang bisa saja terjadi di kemudian hari.
Pendekatan mediasi yang dilakukan juga diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjaga kerukunan di antara para pelajar di wilayah Kupang Timur.
Polsek Kupang Timur terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah serta berharap semua pihak, baik guru maupun orang tua, dapat mendukung upaya ini demi menciptakan suasana yang kondusif di wilayah tersebut.
