KUPANG, BBC – Bupati Kupang, Yosef Lede melaksanakan kegiatan ibadah minggu dalam rangka pendekatan dan pelayanan masyarakat di Gereja Via Dolorosa Nefo, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, pada hari Minggu (17/5/2026).
Kehadiran pemimpin daerah dalam forum kerohanian ini memiliki makna strategis, sekaligus berfungsi sebagai wadah komunikasi publik untuk memaparkan arah kebijakan pembangunan, rencana investasi, serta peluang pengembangan wilayah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat setempat.
Dalam agenda kunjungan kerja dan partisipasi kegiatan keagamaan tersebut, Bupati Yosef Lede didampingi secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Kupang Barat, serta Kepala Desa Lifuleo.
Turut hadir dan berpartisipasi dalam kesempatan tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, Absalom Buy, beserta para pemimpin jemaat dan seluruh warga masyarakat Desa Lifuleo.
Dalam uraian kebijakannya, Yosef Lede menegaskan bahwa kehadirannya di wilayah Desa Lifuleo tidak semata-mata merupakan pelaksanaan kewajiban kerohanian, melainkan sekaligus menjadi wahana observasi lapangan untuk mengidentifikasi, menelaah dan merumuskan strategi pengembangan berbasis potensi unggulan wilayah.
Secara spesifik, kajian dan perencanaan pembangunan difokuskan pada dua sektor strategis yang memiliki keunggulan komparatif dan prospek ekonomi yang signifikan, yakni pengembangan destinasi wisata bahari di kawasan pesisir serta optimalisasi usaha budidaya rumput laut sebagai komoditas unggulan masyarakat pesisir.
Langkah nyata dalam pengembangan kedua sektor tersebut, sebagaimana dijelaskan Yosef Lede, merupakan tindak lanjut langsung dari hasil pertemuan dan koordinasi strategis yang telah dilaksanakannya dengan jajaran pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta.
Melalui forum tersebut, telah diperoleh komitmen dukungan teknis maupun pendanaan dari pemerintah pusat yang dialokasikan untuk mendorong kapasitas produktif masyarakat Kabupaten Kupang, khususnya dalam memperkuat rantai nilai usaha di sektor kelautan dan perikanan agar lebih berdaya saing dan bernilai ekonomi tinggi.
Mengenai rencana pengembangan sektor pariwisata, Bupati Yosef Lede menyampaikan informasi strategis yang menjadi harapan besar bagi kemajuan wilayah Desa Lifuleo.
Ia memaparkan bahwa meskipun berhalangan hadir secara fisik pada saat kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi beberapa waktu lalu, pertemuan lanjutan telah diselenggarakan pasca kunjungan kerja pejabat negara tersebut ke wilayah Kabupaten Kupang.
“Hasil pertemuan koordinasi tersebut menghasilkan kesepakatan yang sangat positif, di mana Bapak Menteri telah memberikan komitmen dukungan keuangan sebesar 2,5 Miliar Rupiah yang dialokasikan secara khusus untuk pembenahan infrastruktur dan pengembangan destinasi wisata Pantai Oelsina yang berada di wilayah Desa Lifuleo ini. Di samping alokasi pendanaan tersebut, juga akan disertakan dukungan fasilitasi dan pendampingan teknis lainnya. Namun demikian, pemanfaatan seluruh potensi dan dukungan sumber daya tersebut menuntut tingkat partisipasi aktif, responsivitas, dan sinergitas yang tinggi dari Kepala Desa beserta seluruh perangkat pemerintahan desa, agar nilai manfaatnya dapat dikelola dan dioptimalkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” jelas Yosef Lede dalam pemaparannya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan kerangka teoretis pembangunan yang dianut, bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada prinsip kerja sama kolaboratif antarberbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, yang berlandaskan dedikasi tinggi dan semangat kebersamaan, demi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan taraf hidup masyarakat Kabupaten Kupang.
Sinergitas antara institusi pemerintahan dan lembaga keagamaan, menurut pandangan Yosef Lede merupakan prasyarat mutlak dalam akselerasi pembangunan daerah. Kedua kekuatan sosial ini harus berjalan beriringan dan terintegrasi secara harmonis.
Dukungan serta peran strategis dari pihak gereja dipandang sebagai faktor penentu keberhasilan, guna menjamin agar seluruh program pembangunan, baik yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kupang maupun yang bersumber dari Pemerintah Pusat, dapat diimplementasikan secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak manfaat yang nyata dan berkelanjutan.
Secara khusus, Yosef Lede menyoroti dua program prioritas nasional yang bersifat strategis, yaitu program Makan Bergizi Gratis dan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ia menguraikan bahwa paradigma baru dalam pelaksanaan program pembangunan saat ini ditandai dengan pola penyaluran anggaran yang bersifat langsung hingga ke tingkat komunitas dan masyarakat. Oleh karena itu, efektivitas implementasi kebijakan sangat bergantung pada tingkat dukungan dan partisipasi aktif lintas sektor, mulai dari para pemuka agama, pemimpin pemerintahan di tingkat desa, hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Mengingat paradigma pembangunan saat ini menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dengan alokasi sumber daya yang disalurkan langsung hingga ke tingkat akar rumput, maka keterlibatan dan dukungan seluruh pihak menjadi kebutuhan mendesak dan mutlak diperlukan. Mulai dari para pemimpin rohani, pemangku kepentingan pemerintahan desa, hingga seluruh warga masyarakat, kita perlu menyatukan visi dan langkah agar program-program strategis ini dapat berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak kesejahteraan yang menyeluruh dan berkelanjutan bagi kita semua,” tegas Yosef Lede dalam penegasan akhir pemaparannya.
Kegiatan kebaktian minggu yang dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat Via Dolorosa Nefo, Pendeta Christin Mesakh, berlangsung dengan tertib dan khidmat. Acara ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan iman dan nilai-nilai spiritual, namun juga telah bertransformasi menjadi forum strategis untuk penyatuan persepsi dan visi pembangunan antara pemerintah daerah dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Kupang Barat.
