Kupang,BBC — Pemerintah Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, mempertegas komitmennya terhadap pembangunan desa berkelanjutan dengan menerapkan model swakelola partisipatif dalam pembangunan jalan di Dusun Oetulu, RT 011/RW 006, tepatnya di kawasan Kali Ulbaun.
Kepala Desa Camplong II, Melianus Faot menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan ini tidak hanya ditujukan untuk membuka akses transportasi, melainkan juga sebagai bentuk mitigasi terhadap risiko bencana alam, seperti banjir dan longsor, yang kerap mengancam wilayah tersebut.
“Dana Desa harus benar-benar menyentuh kebutuhan vital masyarakat. Dengan swakelola, kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya transparan, tetapi juga partisipatif, karena masyarakat sendiri ikut terlibat dalam perencanaan hingga pelaksanaan,” ujar Melianus kepada media, Senin 18/08/2025
Pembangunan jalan Oetulu meliputi beberapa pekerjaan teknis strategis, antara lain:
Pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT)
Pekerjaan Crossway
Pekerjaan Rabat Beton
Pekerjaan Pemasangan Bronjong
Adapun total biaya yang dialokasikan mencapai Rp 202.402.000, dengan rincian:
Upah Harian Orang Kerja (HOK): Rp 30.800.000
Belanja Barang, Perlengkapan dan Honor Tim Pelaksana: Rp 10.114.100
Belanja Bahan Baku/Material: Rp 161.487.900
Dengan rampungnya proyek ini, warga Dusun Oetulu diharapkan memperoleh akses jalan yang lebih memadai untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian, mempermudah mobilitas anak-anak ke sekolah, hingga menunjang akses layanan kesehatan.
Selain manfaat ekonomi dan sosial, pembangunan ini juga meneguhkan prinsip akuntabilitas Dana Desa, karena seluruh anggaran dan progres pembangunan diinformasikan secara terbuka kepada masyarakat.
Model swakelola partisipatif yang diterapkan Pemerintah Desa Camplong II merefleksikan paradigma pembangunan modern yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Dengan demikian, pembangunan jalan di Oetulu bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga investasi sosial jangka panjang yang mendukung ketahanan desa, memperkuat ekonomi rakyat dan menjaga keberlanjutan lingkungan
