Kupang, BBC – Hidup sebuah bangsa tidak pernah lepas dari semangat generasi mudanya. Pemuda ibarat sayap yang mampu menerbangkan cita-cita kolektif menuju ketinggian peradaban.

Falsafah inilah yang tercermin dalam kegiatan Bhakti Karang Taruna Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Kantor Camat Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan tersebut menghadirkan rangkaian bhakti sosial, bantuan sosial, layanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, kampung taat pajak serta bazar UMKM.

Pada kesempatan itu, Ketua Karang Taruna Provinsi NTT, Andre Ota, juga menyerahkan karteker Karang Taruna dari berbagai kabupaten, yakni TTS, TTU, Malaka, Rote dan Sumba Tengah.

Acara turut dihadiri oleh Bupati Kupang Yosef Lede, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki serta Wali Kota Kupang Cristian Widodo, yang bersama-sama memberikan dukungan penuh bagi gerakan sosial pemuda ini.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa Kabupaten Kupang dipilih sebagai tuan rumah bukan semata karena faktor teknis, melainkan karena keyakinan bahwa pemuda di daerah ini memiliki energi dan potensi besar untuk menggerakkan roda pembangunan.

“Karang Taruna bukan hanya sekadar simbol nama, tetapi harus hadir dalam bentuk kerja nyata. Anak-anak muda adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kekuatan daerah, kekuatan rakyat, dan bahkan pemimpin bangsa di masa depan,” tegas Yosef Lede.

Ia menyebut bahwa Kabupaten Kupang masih menghadapi tantangan serius sebagai salah satu daerah yang termasuk kategori miskin, tertinggal dan terbelakang. Namun, kondisi itu tidak boleh melemahkan semangat pemuda

“Saya bersama Wakil Bupati sadar bahwa kami bukan siapa-siapa apabila Karang Taruna tidak hadir bersama kami. Justru dengan menyatukan ide, gagasan, visi dan misi, kita bisa membangun Kabupaten Kupang yang kita cintai,” ujarnya penuh keyakinan

Yosef Lede menekankan pentingnya kolaborasi antara Karang Taruna dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Menurutnya, program pemerintah hanya akan efektif apabila didukung oleh energi dan kreativitas generasi muda.

“Kami menempatkan Karang Taruna pada porsi yang benar, agar bisa berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi baru dengan semangat dan energi baru. Inilah saatnya pemuda membantu pemerintah menjalankan program pembangunan hingga ke tingkat desa,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memfasilitasi Karang Taruna dengan dukungan anggaran dan sarana penunjang. Bahkan, ia menyebut telah menyalurkan bantuan berupa kendaraan dinas untuk mendukung kinerja organisasi tersebut.

“Dalam dua bulan terakhir kami sudah menyiapkan dana sebesar Rp150 juta, sekaligus memberikan fasilitas kendaraan dinas. Semua itu untuk memastikan Karang Taruna bisa bekerja nyata membantu masyarakat, khususnya mereka yang tidak mampu,” ungkapnya.

Lebih jauh, Yosef Lede menegaskan keyakinannya bahwa Karang Taruna dapat menjadi garuda terdepan dalam pembangunan sosial di NTT, khususnya di Kabupaten Kupang.

Ia menaruh harapan besar agar organisasi ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menembus batas, menghadirkan solusi konkret bagi rakyat.

“Karang Taruna harus menjadi salah satu garuda terdepan dalam pembangunan Kabupaten Kupang. Kita semua mendukung penuh agar organisasi ini tidak hanya sekadar nama, tetapi benar-benar hadir dalam wujud kerja dan pengabdian,” pungkasnya.

Menutup sambutannya, Yosef Lede mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Karang Taruna yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab pemuda bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan NTT yang lebih maju, adil dan sejahtera.

“Selamat kepada Karang Taruna di Kabupaten Kupang maupun seluruh daerah di NTT. Teruslah bekerja demi kebaikan, kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Tuhan Yesus memberkati,” tutup Yosef Lede dengan nada optimis.

Dengan pijakan nilai solidaritas dan kerja nyata, pertemuan ini menegaskan satu hal: pemuda bukanlah penonton dalam pembangunan, melainkan aktor utama yang siap menggandeng pemerintah untuk bangkit bersama.