Kupang, BBC — Pemerintah Desa Hueknutu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.

Melalui penyaluran bantuan beras pemerintah yang disalurkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), sebanyak 296 kepala keluarga (KK) di lima dusun yang tersebar di Desa Hueknutu telah menerima bantuan pangan tersebut.

Dalam keterangannya kepada media pada Senin (4/8/2025), Kepala Desa Hueknutu, Elyakim Oematan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah atas perhatian yang konsisten terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

“Atas nama Pemerintah Desa Hueknutu dan seluruh masyarakat kami, saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah mendukung warga kami melalui penguatan ekonomi dan ketahanan pangan. Bantuan ini sangat berarti dalam menjaga stabilitas sosial dan konsumsi rumah tangga di wilayah pedesaan seperti kami,” ujar Elyakim Oematan di ruang kerjanya.

Bantuan yang diberikan berupa beras kualitas medium, dengan distribusi yang dilakukan secara merata dan transparan kepada warga yang terdata resmi. Program ini merupakan bagian dari skema perlindungan sosial nasional yang bertujuan untuk menanggulangi dampak inflasi, mencegah rawan pangan, serta memperkuat ketahanan komunitas di daerah yang memiliki akses ekonomi terbatas.

Desa Hueknutu yang terdiri dari lima dusun menunjukkan antusiasme warga terhadap program ini, sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah pusat dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya poin kedua: Menghapus Kelaparan.

Kepala Desa juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi pedesaan tidak dapat berjalan tanpa memperhatikan fondasi dasar kesejahteraan, yakni akses terhadap pangan yang memadai, aman dan terjangkau. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berupaya memastikan bahwa kebijakan nasional mampu diterjemahkan secara tepat sasaran di tingkat lokal.

“Bantuan ini bukan hanya soal pangan, tetapi juga simbol kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat desa menghadapi tantangan ekonomi dan sosial yang nyata,” tambah Elyakim.

Dengan adanya program ini, masyarakat Hueknutu diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, sekaligus termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa berbasis kemandirian dan berkelanjutan.