BB – Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang, berhasil mencetak prestasi membanggakan dengan melampaui target pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2024.

Salah satu kunci kesuksesan ini adalah inovasi program “Sirih Pinang” (Sistem Informasi Daftar Program Pembangunan) yang diterapkan oleh Camat Amfoang Tengah, Yudin Bureni.

Program inovatif ini memadukan pendekatan online dan offline untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Melalui ‘Sirih Pinang’, kami mempermudah akses informasi pembangunan sekaligus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat,” ujar Yudin

Program “Sirih Pinang” dirancang untuk menjawab tantangan dalam optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Dalam implementasinya, terdapat dua mekanisme utama:

1. Online melalui IT: Sistem berbasis teknologi informasi mempermudah pengelolaan data PBB dan pengaduan masyarakat.

2. Offline dengan Pendekatan Langsung: Tim kecamatan secara aktif turun ke lapangan untuk menangani temuan dan keluhan warga.

“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran fisik kami saja sudah memberikan motivasi kepada mereka untuk berpartisipasi aktif,” tambah Yudin.

Hasil nyata dari inovasi ini adalah pencapaian pembayaran PBB sebesar Rp38 juta yang tersebar di empat desa di Amfoang Tengah. Hal ini tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat, tetapi juga dari Pemerintah Kabupaten Kupang.

Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, memberikan penghargaan dan insentif kepada Camat Amfoang Tengah beserta jajarannya.

“Ini adalah bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Program seperti ini akan terus kita dorong di kecamatan lainnya,” kata Alexon dalam konferensi pers di ruang kerjanya pada Senin (23/12).

Kesuksesan Amfoang Tengah menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di Kabupaten Kupang. Pemerintah daerah berencana untuk memperluas penerapan inovasi ini agar lebih banyak wilayah yang mampu meningkatkan kontribusi PAD melalui sektor PBB.

“Optimalisasi PAD tidak hanya soal angka, tapi juga soal pendekatan kepada masyarakat. Program seperti ‘Sirih Pinang’ adalah contoh nyata bagaimana inovasi bisa membawa perubahan,” pungkas Alexon.

Dengan program “Sirih Pinang”, Kecamatan Amfoang Tengah telah membuktikan bahwa inovasi dan kedekatan dengan masyarakat adalah kunci sukses pembangunan daerah. Semoga langkah ini terus memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kupang di masa depan.