SEMAU, BBC – Penutupan Rood Show dalam rangkaian Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Dermaga Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, Senin malam (17/8/2026), berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kupang Yosef Lede, Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, bersama jajaran pemerintah daerah dan rombongan.

Penutupan di Pulau Semau menjadi titik akhir dari rangkaian Road Show Kemerdekaan yang sebelumnya menyambangi 24 kecamatan di Kabupaten Kupang, dengan pembukaan di Kecamatan Amfoang Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa dipilihnya Pulau Semau sebagai lokasi penutupan bukan sekadar rangkaian kegiatan seremonial.

Menurut dia, keputusan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah sekaligus bentuk perhatian dan kecintaan terhadap masyarakat Semau.

“Memang kami sengaja datang terakhir di Semau. Itu bentuk kecintaan kami kepada Semau,” ujar Yosef Lede.

Ia mengungkapkan, sejak dilantik sebagai Bupati Kupang, dirinya telah sekitar 20 kali menginjakkan kaki di Pulau Semau.

Intensitas kunjungan tersebut, menurut Yosef, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melihat Semau sebagai salah satu wilayah strategis dalam pembangunan Kabupaten Kupang.

Yosef Lede mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kupang menempatkan Pulau Semau sebagai salah satu kawasan yang mendapatkan perhatian dalam konsep percepatan pembangunan.

Ia menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp153 miliar untuk pembangunan di Pulau Semau, termasuk pembangunan Patung Kristus Memberkati di kawasan Hansisi.

“Anggarannya tidak sedikit. Kami gelontorkan anggaran ke Semau sebesar Rp153 miliar. Ini bukan sedikit,” katanya.

Menurut Yosef, pembangunan tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026 dan ditargetkan berlangsung hingga 2028.

Patung Kristus Memberkati di Hansisi menjadi salah satu proyek yang disebut sebagai bagian dari visi pemerintah untuk mendorong Semau menjadi kawasan wisata unggulan.

Lebih jauh, Yosef Lede menegaskan bahwa arah pembangunan Pulau Semau tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat sektor pariwisata.

Ia menyampaikan keinginannya agar Pulau Semau berkembang menjadi destinasi wisata premium di Kabupaten Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, potensi alam, sejarah, kelautan dan perikanan yang dimiliki Semau menjadi modal penting untuk membangun kawasan pariwisata yang memiliki daya tarik lebih luas.

“Kita ingin Pulau Semau menjadi pulau destinasi wisata premium. Kita bangun dari wisatanya,” tegas Yosef.

Pemerintah daerah, kata dia, juga tengah membuka peluang pengembangan berbagai fasilitas pendukung pariwisata, termasuk hotel, penginapan dan rencana pembangunan lapangan golf.

Dengan pengembangan tersebut, Yosef berharap Semau tidak hanya menjadi tujuan wisata masyarakat lokal, tetapi mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Pemkab Kupang Minta Dukungan Masyarakat
Di hadapan masyarakat Semau, Yosef juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan.

Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, nelayan, petani dan peternak menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita hanya butuh dukungan doa dan juga kerja sama yang baik dari semua masyarakat Semau,” ujarnya.

Yosef berharap pembangunan berbagai sektor di Semau dapat membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi generasi muda.

Ia ingin agar anak-anak muda Semau memiliki pilihan untuk membangun masa depan di daerah sendiri tanpa harus selalu meninggalkan kampung halaman untuk mencari pekerjaan.

Penutupan Rood Show di Hansisi sekaligus menjadi bagian dari pendekatan pemerintah Kabupaten Kupang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

Yosef mengatakan, rangkaian Road Show Kemerdekaan yang dilakukan dengan mengunjungi seluruh kecamatan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Ia menyebut perjalanan dari berbagai wilayah Kabupaten Kupang hingga tiba di Pulau Semau sebagai bentuk kecintaan kepada rakyat.

Menurut Yosef, pemerintah tidak ingin hanya hadir dalam ruang-ruang pemerintahan, tetapi juga turun langsung melihat kondisi masyarakat dan mendengar aspirasi dari setiap wilayah.

“Kami ingin menciptakan sebuah kegembiraan dan kesenangan, sehingga ini membangun sebuah semangat baru bagi rakyat untuk bersama-sama dengan pemerintah membangun Kabupaten Kupang yang kita cintai bersama,” katanya.

Dengan penutupan Road Show Kemerdekaan di Pulau Semau, Pemerintah Kabupaten Kupang membawa pesan bahwa pembangunan Semau ke depan tidak hanya berbicara tentang anggaran dan infrastruktur, tetapi juga tentang membangun optimisme masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Semau diproyeksikan menjadi salah satu kawasan strategis yang diharapkan mampu mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi dan pariwisata Kabupaten Kupang.