JAKARTA, BBC – Politik pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan perebutan, pengelolaan dan distribusi kekuasaan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab untuk memastikan keputusan publik memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perspektif tersebut kembali mengemuka ketika Viktor Bungtilu Laiskodat menghadiri Rapat Pleno Partai NasDem di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta, yang dipimpin langsung Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Rapat pleno tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal Partai NasDem yang mempertemukan jajaran pengurus partai, Dewan Pakar, serta anggota Fraksi NasDem DPR RI. Forum itu menjadi ruang untuk mempertemukan gagasan, menguji berbagai pandangan melalui dialog, sekaligus menyusun arah strategis organisasi dalam merespons dinamika politik dan kebangsaan.
Bagi Viktor, forum internal partai tidak semestinya dipahami semata-mata sebagai mekanisme organisatoris. Lebih dari itu, ruang deliberasi politik memiliki arti penting dalam membentuk keputusan yang matang, rasional dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Forum ini selalu mengingatkan saya bahwa setiap langkah besar lahir dari keberanian untuk berdiskusi, mendengar dan menyatukan arah demi kepentingan bangsa,” ujar Viktor.
Viktor memandang perbedaan pandangan sebagai bagian yang wajar dalam proses pengambilan keputusan politik. Dalam perspektif tersebut, dialog bukan sekadar pertukaran pendapat, melainkan instrumen untuk memperluas perspektif dan menguji kualitas suatu gagasan sebelum diterjemahkan menjadi keputusan.
Menurutnya, keberanian dalam politik tidak hanya tercermin dari kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga dari kesediaan untuk mendengar pandangan yang berbeda. Sikap tersebut diperlukan agar keputusan politik tidak lahir dari kehendak sepihak, melainkan melalui pertimbangan yang jernih dan proses deliberasi yang memadai.
“Di ruangan yang dihadiri para pengurus partai, Dewan Pakar, serta anggota Fraksi NasDem DPR RI, setiap gagasan diuji dengan pikiran yang jernih dan semangat yang sama,” katanya.
Prinsip tersebut menempatkan konsolidasi politik bukan hanya sebagai upaya menyatukan kepentingan internal organisasi, tetapi juga sebagai proses membangun kesadaran kolektif mengenai tanggung jawab politik terhadap masyarakat.
Viktor menegaskan bahwa politik pada akhirnya harus memiliki relevansi langsung terhadap kehidupan masyarakat. Kekuasaan dan kewenangan politik, dalam pandangan tersebut, memperoleh legitimasi bukan semata-mata dari proses elektoral, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan kebijakan yang menjawab kebutuhan publik.
Karena itu, strategi dan kebijakan politik tidak seharusnya berhenti pada kepentingan organisasi. Setiap keputusan perlu ditempatkan dalam kerangka kepentingan yang lebih luas, yakni kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
“Bagi saya, rapat seperti ini adalah ruang untuk memperkuat komitmen. Politik akan selalu menemukan maknanya ketika dijalankan dengan tanggung jawab, keberanian mengambil keputusan dan kesetiaan menjaga kepentingan rakyat sebagai tujuan utama setiap langkah,” tegas Viktor.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya etika dalam kehidupan politik. Politik yang bermakna tidak cukup hanya memiliki strategi dan kalkulasi kekuasaan, tetapi juga membutuhkan orientasi moral yang menempatkan kepentingan publik sebagai pertimbangan utama.
Rapat pleno Partai NasDem di Jakarta juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal menghadapi berbagai dinamika politik dan tantangan kebangsaan.
Konsolidasi dalam konteks tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyatuan struktur dan strategi, tetapi juga dengan penyamaan perspektif mengenai tujuan perjuangan politik.
Bagi Viktor, hasil forum politik pada akhirnya harus diterjemahkan ke dalam tindakan yang konkret. Diskusi, perumusan gagasan dan pengambilan keputusan memperoleh nilai substantif ketika mampu menghasilkan kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan demikian, politik tidak berhenti pada ruang-ruang rapat, pernyataan, maupun proses pengambilan keputusan internal. Politik memperoleh maknanya ketika keputusan tersebut diwujudkan melalui kebijakan dan kerja nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Pandangan Viktor juga memperlihatkan bahwa politik memiliki dimensi tanggung jawab yang tidak dapat dipisahkan dari kepentingan publik. Setiap keputusan politik berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat sehingga proses pengambilan keputusan perlu dilakukan secara hati-hati, terbuka terhadap kritik, dan berorientasi pada kepentingan yang lebih luas.
Dalam kerangka itu, keberanian politik seharusnya tidak dipahami semata-mata sebagai keberanian untuk mengambil posisi, tetapi juga sebagai keberanian untuk mempertanggungjawabkan konsekuensi dari setiap keputusan.
Semangat untuk berdiskusi, mendengar, menyatukan arah dan bekerja bagi rakyat menjadi prinsip yang ditekankan Viktor dalam memaknai forum pleno tersebut.
Rangkaian proses tersebut pada akhirnya menempatkan kepentingan rakyat sebagai semacam kompas moral dalam perjalanan politik. Ketika kepentingan publik tetap menjadi orientasi, konsolidasi politik tidak hanya menghasilkan kesatuan organisasi, tetapi juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi politik.
Kehadiran Viktor Bungtilu Laiskodat dalam Rapat Pleno Partai NasDem di NasDem Tower menjadi bagian dari agenda konsolidasi internal keluarga besar Partai NasDem. Forum yang dipimpin Surya Paloh tersebut mempertemukan pengurus partai, Dewan Pakar, dan anggota Fraksi NasDem DPR RI untuk membahas berbagai gagasan serta arah strategis perjuangan politik.
Lebih dari sekadar forum internal, pesan yang disampaikan Viktor menegaskan kembali satu prinsip mendasar dalam kehidupan demokrasi: politik pada akhirnya harus kembali kepada masyarakat sebagai pemilik kepentingan publik.
Dalam perspektif itu, politik yang bermakna bukanlah politik yang semata-mata berhasil memenangkan pertarungan kekuasaan, melainkan politik yang mampu menggunakan kekuasaan secara bertanggung jawab untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.
Berdiskusi, mendengar, menyatukan arah, dan bekerja untuk rakyat menjadi rangkaian nilai yang, menurut Viktor, penting untuk menjaga agar politik tetap memiliki makna bagi bangsa dan masyarakat.
Dengan demikian, kepentingan rakyat bukan sekadar slogan politik, melainkan harus menjadi orientasi etik yang menuntun proses pengambilan keputusan, penyusunan kebijakan, hingga pelaksanaan kerja politik di tengah masyarakat.
Viktor Bungtilu Laiskodat merupakan tokoh Partai NasDem yang aktif dalam berbagai agenda politik dan kebangsaan. Kehadirannya dalam Rapat Pleno Partai NasDem di Jakarta menjadi bagian dari konsolidasi dan komunikasi internal partai dalam memperkuat arah perjuangan politik.
