KUPANG, BBC – Semangat sportivitas, persaudaraan dan pembinaan karakter generasi muda mewarnai penutupan Spenten Mini Soccer UPTD SMP Negeri 10 Oesusu Takari Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Turnamen yang digelar sejak 8 hingga 16 Juni 2026 tersebut menjadi ajang positif bagi para pelajar dan pemuda untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus memperkuat nilai-nilai disiplin, kerja sama dan persaudaraan.

Selama sembilan hari pelaksanaan, kompetisi berlangsung aman, tertib dan kondusif berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari panitia, sekolah, masyarakat, hingga aparat keamanan yang secara aktif mengawal jalannya pertandingan.

Ketua Panitia Spenten Mini Soccer 2026, Melki Ayub Ckotnilis Suan, yang akrab disapa Mekos Suan, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan turnamen yang telah menjadi agenda pembinaan olahraga dan karakter bagi generasi muda di wilayah Takari dan sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan sebuah turnamen tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir pertandingan, tetapi juga oleh semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung.

“Yang paling penting adalah kegiatan ini dapat berjalan dengan baik hingga selesai. Kami bersyukur seluruh rangkaian pertandingan sejak pembukaan sampai penutupan dapat terlaksana dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Mekos Suan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, masyarakat, para guru, orang tua, sponsor, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen dapat berjalan dengan sukses.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaan seluruh pihak dalam turnamen ini. Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 8 Juni sampai 16 Juni 2026 dapat berjalan dengan baik karena adanya kerja sama dan dukungan dari banyak pihak,” katanya.

Mekos Suan memberikan apresiasi khusus kepada jajaran kepolisian yang telah mengawal seluruh rangkaian pertandingan sejak hari pertama hingga penutupan.

Menurutnya, keamanan menjadi faktor penting yang mendukung terselenggaranya kegiatan olahraga secara sehat dan nyaman bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mengawal jalannya turnamen dari awal hingga akhir. Pengamanan dilakukan oleh Polsek Fatuleu, Polsek Takari dan Polsek Amfoang Selatan sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan kondusif,” ungkapnya.

Ia menilai keterlibatan aparat keamanan menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan, masyarakat dan aparat negara dalam mendukung kegiatan-kegiatan positif yang berorientasi pada pembangunan karakter generasi muda.

Pada akhir kompetisi, tim SMPN 10 Oesusu A (Black Hawk) berhasil keluar sebagai Juara I setelah menunjukkan performa terbaik sepanjang turnamen.

Posisi Juara II diraih oleh Warrior FC, sementara Retak FC menempati Juara III, dan SMPN 10 Oesusu B (Bintang) berhasil meraih Juara IV.

Keberhasilan para juara menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di tingkat pelajar terus berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta muda yang potensial. Namun lebih dari itu, turnamen ini juga menjadi ruang pembelajaran yang menanamkan nilai sportivitas, kerja keras, disiplin dan semangat pantang menyerah.

Dalam acara penutupan, hadir pula wakil wasit Askab PSSI Kabupaten Kupang, Jonatan Loloin, yang menyampaikan apresiasi kepada UPTD SMP Negeri 10 Oesusu Takari dan panitia pelaksana atas keberhasilan menyelenggarakan turnamen tersebut.

Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah dan Ketua Panitia yang telah bekerja keras dan berjuang secara maksimal sehingga Spenten Mini Soccer 2026 dapat berlangsung dengan baik hingga selesai.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini sekaligus membentuk karakter generasi muda melalui olahraga yang menjunjung tinggi fair play dan sportivitas.

Mekos Suan menegaskan bahwa mini soccer bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang, melainkan juga bagian dari proses pendidikan yang membentuk karakter peserta didik.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar tentang kerja keras, menghargai lawan, mematuhi aturan dan membangun rasa percaya diri. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dari proses pendidikan yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda,” jelasnya.

Dalam perspektif pendidikan modern, olahraga sekolah merupakan instrumen penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

Selain meningkatkan kesehatan fisik, olahraga juga memperkuat kecerdasan sosial, emosional, kepemimpinan dan kemampuan bekerja sama yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, Spenten Mini Soccer 2026 menjadi bukti nyata komitmen UPTD SMP Negeri 10 Oesusu Takari dalam menghadirkan ruang-ruang kreatif, kompetitif dan produktif bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi diri secara menyeluruh.

Penutupan turnamen berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Sorak-sorai para peserta, dukungan masyarakat, serta kebanggaan para guru dan orang tua menjadi gambaran bahwa olahraga masih memiliki kekuatan besar dalam menyatukan masyarakat.

Lebih dari sekadar kompetisi, Spenten Mini Soccer 2026 telah menjadi panggung pembelajaran yang menumbuhkan semangat persaudaraan, sportivitas dan optimisme generasi muda. Dari lapangan sederhana di Oesusu, lahir harapan besar akan hadirnya generasi Kabupaten Kupang yang sehat, berkarakter, berprestasi dan siap menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah di masa depan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.