BB – Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto secara resmi memimpin upacara pelepasan kontingen Garuda Bhayangkara Satuan Tugas Formed Police Unit (FPU) 6 MINUSCA di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri,18/09/2024 Jakarta. 

Kontingen ini akan menjalankan tugas dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah. Upacara yang berlangsung hari ini menjadi simbol kehormatan dan kepercayaan pemerintah Indonesia kepada pasukan Polri dalam peran internasionalnya.

Dalam sambutannya, Komjen Pol Agus Andrianto menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam misi perdamaian PBB merupakan wujud nyata dari upaya Indonesia untuk menjaga ketertiban dunia, sebagaimana yang tertuang dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945. 

Polri, menurutnya, telah dipersiapkan dengan matang, melalui berbagai seleksi, pelatihan, dan asesmen ketat yang melibatkan tim dari PBB sejak Februari hingga Agustus 2024.

“Misi ini bukan hanya tentang tugas negara, tetapi juga bentuk kebanggaan Indonesia di mata dunia. Saya berharap seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan semangat tinggi, mengutamakan keselamatan, dan menorehkan prestasi yang membanggakan di kancah internasional,” ujar Agus.

Kontingen FPU 6 MINUSCA berjumlah 140 personel yang akan menggantikan Satgas FPU 5 MINUSCA, yang telah bertugas selama setahun di Afrika Tengah. Misi perdamaian PBB di bawah bendera United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic (MINUSCA) ini merupakan bukti kontribusi aktif Polri dalam diplomasi internasional.

Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti, menambahkan bahwa sejak tahun 1989, Polri telah mengirimkan lebih dari 3.374 personel untuk mendukung misi perdamaian PBB, baik sebagai bagian dari Formed Police Unit (FPU) maupun sebagai Individual Police Officer (IPO). 

Polri juga berkomitmen untuk terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu dari sepuluh negara penyumbang polisi terbesar dalam misi perdamaian dunia.

Pemberangkatan kontingen ini direncanakan pada 10 Oktober 2024, dengan harapan dapat membawa nama baik Indonesia di panggung internasional.

Upacara pelepasan turut dihadiri oleh Ketua Komisi III DPR RI, Pejabat Utama Mabes Polri, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Tak hanya bertugas menjaga perdamaian, kontingen FPU 6 MINUSCA juga akan membawa serta kesenian Darak Badarak dari Sumatera Barat. Kesenian ini akan dipromosikan dalam berbagai acara internasional di Afrika Tengah sebagai bentuk promosi budaya Indonesia di mata dunia.

Misi ini menjadi bagian dari peran strategis Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, serta memperkuat posisi Polri di arena internasional. Dengan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi, diharapkan kontingen ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan pulang dengan membawa prestasi yang membanggakan.