KUPANG ,BBC – Berdasarkan informasi yang diterima dari Pemerintah Desa Passi, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, telah resmi dimulai penugasan tim khusus Task Force Malaria Hunter (TFMH) Squad III di wilayah setempat pada hari Senin, 18 Mei 2026.

Penempatan tim ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan ke depan sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian dan penanggulangan penyakit malaria di wilayah tersebut.

Pelaksanaan kegiatan operasional ini ditandai dengan acara pembukaan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Passi. Kegiatan pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan utama, antara lain Camat Fatuleu Tengah, Kepala UPTD Puskesmas Oelbiteno, serta perwakilan dari Yayasan ROTARY yang turut mendukung pelaksanaan program ini.

Dalam rentang waktu penugasan selama tiga bulan tersebut, tim TFMH Squad III akan menjalankan dua kegiatan utama yang menjadi fokus kerja, yaitu survei vektor malaria dan pelaksanaan skrining vektor yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat Desa Passi.

Kegiatan survei vektor bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan dan menganalisis keberadaan serta penyebaran nyamuk penular malaria di berbagai titik wilayah desa.

Sementara itu, kegiatan skrining yang dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh masyarakat bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya kasus atau pembawa penyakit, guna memutus mata rantai penularan secara efektif dan komprehensif.

Kehadiran tim khusus ini diharapkan mampu memberikan data yang akurat dan mendalam mengenai situasi persebaran vektor maupun kasus malaria di Desa Passi.

Hasil dari seluruh kegiatan yang dilakukan selama masa penugasan nantinya akan menjadi landasan penting dalam penyusunan strategi intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran, terukur dan berkelanjutan, demi menciptakan lingkungan yang sehat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Passi secara menyeluruh.