KUPANG, BBC — Warga Oelnaibesi, Desa Oeteta, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, dibuat geger dengan dugaan aksi pencurian anjing yang terjadi pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026.

Seorang terduga pelaku berhasil diamankan warga bersama empat ekor anjing yang diduga hendak dibawa kabur.

Peristiwa tersebut terekam dalam dua video berdurasi 1 menit 4 detik dan 20 detik yang kini mulai viral di tengah masyarakat. Dalam rekaman video itu terlihat suasana tegang ketika warga menginterogasi terduga pelaku di lokasi kejadian.

Berdasarkan penelusuran tim media, warga awalnya menaruh curiga terhadap gerak-gerik pelaku saat membawa beberapa ekor anjing pada waktu dini hari. Kecurigaan itu kemudian memicu pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh warga setempat.

Dalam video yang beredar, terdengar suara warga yang menduga anjing-anjing tersebut berkaitan dengan kasus kehilangan hewan peliharaan yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah itu.

“Ini anjing hilang-hilang selama ini pasti dong sudah,” terdengar ucapan salah satu warga dalam rekaman video.

Warga lain kemudian menanyakan asal terduga pelaku. Dalam video tersebut, pria yang diamankan mengaku berasal dari Naibonat.

Situasi sempat memanas karena emosi warga memuncak. Terduga pelaku bahkan terlihat mengalami luka dan babak belur diduga akibat dihajar massa sebelum akhirnya diamankan lebih lanjut.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Kasus ini langsung menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Kupang karena dugaan kehilangan anjing belakangan disebut sering terjadi di sejumlah wilayah.

Banyak warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas dugaan pencurian tersebut agar memberikan efek jera dan rasa aman bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas lengkap terduga pelaku maupun kronologi detail kejadian tersebut. Namun empat ekor anjing yang diamankan bersama terduga pelaku telah menjadi perhatian warga setempat sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut dari aparat berwenang.