Kupang, BBC — Pada awal Desember 2025, meskipun wilayah Kabupaten Kupang dilanda cuaca ekstrem, perangkat Desa Nunsaen menunjukkan dedikasi tinggi dengan mendirikan dan menghias pohon Natal di halaman Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kupang.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari lomba hias pohon Natal yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kupang, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam perayaan Natal 2025.

Sekretaris Desa Nunsaen, yang mewakili Kepala Desa Litherheart Niuflapu, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem tidak menjadi penghalang bagi perangkat desa untuk melaksanakan tugasnya secara maksimal.

Dalam pernyataannya kepada media, Selasa (09/12/2025), ia menyampaikan:

“Meskipun hujan deras dan angin kencang mengguyur wilayah kami, seluruh perangkat desa tetap bekerja sama secara sistematis dan terkoordinasi untuk menyelesaikan hiasan pohon Natal dengan rapi dan tepat waktu. Hal ini merupakan bentuk nyata dedikasi kami terhadap perayaan Natal serta komitmen untuk mewakili Desa Nunsaen dalam lomba hias pohon Natal tingkat kabupaten.”

Pernyataan ini menegaskan bahwa ketekunan, koordinasi, dan dedikasi perangkat desa tetap terjaga, meskipun kondisi alam tidak mendukung. Langkah sistematis ini mencerminkan implementasi nilai gotong royong dan semangat kebersamaan dalam kegiatan budaya.

Menurut Sekretaris Desa, proses mendirikan pohon Natal dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penataan kerangka utama pohon, pemasangan hiasan, hingga pengaturan pencahayaan.

Proses ini menunjukkan kemampuan adaptasi perangkat desa terhadap kondisi lingkungan yang menantang, sekaligus menegaskan pentingnya perencanaan dan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan publik.

Sekretaris Desa menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar memenuhi perlombaan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan partisipasi sosial masyarakat.

Hal ini sejalan dengan prinsip pembangunan komunitas yang berkelanjutan, di mana setiap warga dan perangkat desa memiliki peran aktif dalam kegiatan sosial dan budaya.

Hasil kerja perangkat Desa Nunsaen menampilkan pohon Natal yang indah, tertata rapi, dan dihiasi ornamen kreatif. Sekretaris Desa menekankan bahwa hiasan pohon Natal ini merupakan representasi visual dari nilai kebersamaan, ketekunan dan semangat menghadapi tantangan termasuk tantangan yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan Desa Nunsaen dalam lomba ini merupakan upaya nyata untuk memperkuat identitas budaya desa dan mempromosikan nilai-nilai partisipasi aktif dalam kegiatan publik.

Pernyataan Sekretaris Desa Nunsaen menegaskan bahwa dedikasi perangkat desa tetap tinggi meski menghadapi cuaca ekstrem, sehingga kegiatan menghias pohon Natal berjalan lancar dan representatif.

Fenomena ini dapat dianalisis sebagai contoh ketahanan sosial masyarakat lokal dalam konteks bencana alam ringan dan cuaca ekstrem, sekaligus menunjukkan implementasi nilai gotong royong, koordinasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan budaya tingkat kabupaten.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.