BB – Sebanyak 165 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Nusa Tenggara Timur secara resmi dilepas oleh Bupati Kupang Yosef Lede untuk menjalankan program pengabdian masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Kupang Tengah dan Kupang Timur, Selasa 02 Juni 2025

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan semangat Bupati Yos Lede yang juga merupakan alumni UPG 1945 NTT, memberikan pesan mendalam dan inspiratif kepada seluruh mahasiswa.

Ia menekankan bahwa KKN bukan sekadar tugas akademik, tetapi merupakan wahana strategis penguatan karakter, penerapan ilmu pengetahuan, dan bentuk nyata kontribusi terhadap pembangunan sosial.

“Kalau alumni bisa jadi Bupati, maka kalian sebagai mahasiswa harus bisa membuat masyarakat bangga. Tunjukkan integritas, kedisiplinan, dan dedikasi selama KKN berlangsung. Masyarakat menanti kehadiran kalian bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai agen transformasi sosial,” tegas Yos Lede.

Dalam sambutannya, Bupati Yos menegaskan bahwa mahasiswa yang terjun ke masyarakat harus mampu menginternalisasi nilai-nilai akademis ke dalam praktik kehidupan sosial.

Ia meminta mahasiswa untuk disiplin terhadap waktu, berinovasi dalam kegiatan kemasyarakatan, serta berkolaborasi dengan potensi lokal yang tersedia di desa tempat mereka mengabdi.

IMG 20250603 WA0008

“Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus dimanifestasikan dalam bentuk pengabdian nyata. Jangan hanya menjadi penonton. Jadilah penggerak, pelopor, dan pelayan masyarakat. Inilah makna sejati dari pengabdian,” lanjutnya.

Bupati Yos Lede berharap agar selama dua bulan pelaksanaan KKN, para mahasiswa mampu menciptakan nilai tambah dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya lokal.

Ia juga meminta para camat, lurah, dan kepala desa untuk secara aktif memfasilitasi dan mendampingi kegiatan mahasiswa selama KKN berlangsung.

“Saya harap adik-adik mahasiswa kembali dalam keadaan sehat, dengan cerita keberhasilan dan pengalaman berharga. Gunakan waktu secara optimal, dan jadikan KKN ini sebagai tonggak penguatan karakter dan kontribusi nyata untuk masyarakat,” pungkasnya.

Pelepasan mahasiswa KKN UPG 1945 NTT ini bukan hanya menjadi simbol keberangkatan, tetapi juga cerminan tanggung jawab moral dan intelektual mahasiswa sebagai insan akademik yang kompeten, berintegritas, dan berdampak.

Dalam momentum pelepasan tersebut, Rektor UPG 1945 NTT, Dr. David R.E. Selan, juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas kolaborasi yang telah terjalin.

Menurutnya, program KKN ini merupakan bentuk sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan kontributif.

“Kami hadir untuk mendukung program-program strategis Bupati Kupang lima tahun ke depan. Mahasiswa kami akan mengimplementasikan teori yang telah dipelajari, serta membaur dan berkontribusi dalam proses pemberdayaan masyarakat,” ungkap Rektor David.

Adapun desa dan kelurahan yang menjadi lokus KKN meliputi:

Kecamatan Kupang Timur: Kelurahan Naibonat, Oesao, Merdeka, Babau, Tuatuka, dan Desa Tuapukan.

Kecamatan Kupang Tengah: Desa Mata Air, Noelbaki, Oebelo, dan Oelpuah.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.