BB – Dalam semangat kolaborasi lintas institusi dan pengabdian kepada sesama, Polres Kupang bersama Penerbangan TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar aksi donor darah massal di Lanudal Kupang, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang,Rabu 04 Juni 2025
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Penerbangan TNI AL yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) di Indonesia.
Melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), kegiatan ini menargetkan pengumpulan 1.069 kantong darah secara nasional, dengan kontribusi khusus 100 kantong darah dari wilayah Kupang.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan militer semata, namun juga manifestasi konkret dari nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial negara melalui aparaturnya.
Kehadiran unsur Polres Kupang dalam kegiatan ini, yang diwakili oleh Kasatbinmas Polres Kupang Iptu Ngurah Bisa serta Kasidokkes Ipda Elias bersama sejumlah personel, menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak mengenal sekat institusi.
Di tengah kompleksitas tugas keamanan, partisipasi Polri dalam kegiatan sosial ini merefleksikan pendekatan holistik terhadap tugas negara: menjaga keamanan sekaligus merawat kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Komandan Lanudal Kupang Letkol Laut (P) Erich Yuliontirta Wibawa menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian integral dari peringatan HUT Penerbangan TNI AL, yang dirancang tidak hanya untuk internal militer, tetapi juga untuk membangun koneksi empatik dengan masyarakat sipil.
“Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam pelayanan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat,” ujar Letkol Erich.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur penting, termasuk Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, serta perwakilan TNI-Polri dan siswa dari sekolah – sekolah maritim di wilayah Kupang.
Keberadaan elemen pendidikan dalam kegiatan ini juga menandai pentingnya pendidikan karakter dan penanaman nilai kemanusiaan sejak dini, terutama di kalangan calon kader bangsa.
Dari sudut pandang akademik, kegiatan donor darah ini tidak hanya memiliki nilai praktis dalam membantu ketersediaan darah di wilayah Nusa Tenggara Timur, tetapi juga mengandung aspek edukatif dan strategis.
Sinergi antara institusi militer, kepolisian, pemerintahan daerah, dan masyarakat sipil mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam menciptakan ketahanan sosial kesehatan—suatu konsep penting dalam pembangunan berkelanjutan.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat membangun kesadaran masyarakat bahwa donor darah bukan hanya tanggung jawab lembaga, melainkan gerakan publik yang perlu ditumbuhkan secara kolektif.
Dengan antusiasme yang terlihat di lokasi kegiatan, semangat donor darah di Kupang berpotensi menjadi inisiatif berkelanjutan jika terus didorong melalui edukasi dan insentif sosial.
“Kegiatan ini harus menjadi contoh bahwa kerja sama lintas sektor bisa memberi dampak langsung bagi rakyat. Ini bukan hanya tentang darah, tapi tentang solidaritas dan nilai kehidupan,” ucap salah satu relawan PMI yang turut hadir.
Peringatan HUT ke-69 Penerbangan TNI AL di Kupang telah memberi makna lebih dalam daripada sekadar seremoni.
Aksi donor darah menjadi simbol kekuatan kolaborasi dan kepedulian terhadap sesama, sekaligus menguatkan pesan bahwa negara hadir secara nyata di tengah masyarakat—bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga lewat tindakan konkret dan menyentuh hidup banyak orang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
