BB – Arlot Sanam, seorang petani milenial asal Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, telah membuktikan bahwa pertanian merupakan elemen penting dalam menjaga ketahanan pangan.

Keberhasilannya dalam bidang pertanian menjadikannya inspirasi bagi kaum milenial.

Saat ini, kelompok tani yang dipimpin Arlot Sanam telah mendapat dukungan dari Balai Besar Peternakan Kupang dan tergabung dalam Pusat Pelatihan Pertanian dan Perusahaan Swadaya (P4S) atau dikenal sebagai Basecamp Petani.

β€œKelompok kami saat ini sudah mendapat dukungan dari Balai Besar Peternakan Kupang dan masuk dalam P4S,” ujar Arlot Sanam saat diwawancarai di lokasi usahanya di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, pada Selasa siang, 7 Agustus 2024.

Arlot menjelaskan bahwa usaha pertaniannya saat ini bergerak di bidang holtikultura, khususnya persemaian cabai dan bawang.

Inovasi utamanya adalah memanfaatkan limbah serbuk gergaji dari tempat penggergajian kayu (somel) sebagai media tanam utama.

β€œKami memanfaatkan limbah serbuk gergaji dari tempat penggergajian kayu sebagai media tanam utama,” jelasnya.

Untuk mendukung inovasi ini, Arlot mengembangkan screen house pertanian, sebuah bangunan yang menerapkan konsep mudah dan murah dalam pengaplikasian media tanam.

β€œBudidaya dalam screen house menjadi langkah terbaik dalam menanggulangi serangan hama dan tentunya kita juga dapat melakukan penanaman baik musim hujan maupun kering,” tambahnya.

Dengan metode screen house, Arlot mampu memproduksi sekitar 500 media tanam. Setiap media tanam dijual dengan harga menguntungkan Rp 200 per media.

β€œDengan metode ini, kami mampu memproduksi sekitar 500 media per tanam,” ungkap Arlot.

Arlot Sanam berharap semua elemen masyarakat dan pemerintah dapat memperhatikan usaha-usaha pertanian mereka dengan menyediakan alat-alat pertanian yang diperlukan.

β€œSaya berharap kepada semua elemen agar bisa memperhatikan usaha-usaha kami dengan menyediakan alat-alat pertanian sehingga usaha yang kami kembangkan saat ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kupang,” tutupnya.

Keberhasilan Arlot Sanam dalam bidang pertanian tidak hanya membuktikan potensi pertanian sebagai sumber penghasilan yang menjanjikan, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terjun dan berinovasi dalam bidang pertanian.