Kupang, BBC – Pemerintah Desa Tolnaku, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Tolnaku,Kecamatan Fatuleu, dengan tertib dan lancar.

Sekretaris Desa Tolnaku, Jemi Bait, mewakili Kepala Desa Tolnaku, Ananias Mella, memberikan keterangan kepada media terkait pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut.

Menurut Jemi Bait, bantuan yang diberikan berupa beras dari Bulog, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pangan masyarakat.

“Bantuan ini diberikan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Jemi Bait.

Sebanyak 181 Kepala Keluarga di Desa Tolnaku tercatat sebagai penerima bantuan, dengan data penerima yang telah diverifikasi sebelumnya oleh pemerintah desa.

Jemi Bait menjelaskan, setiap kepala keluarga menerima beras sebanyak 20 kilogram, agar dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam beberapa waktu ke depan.

Selain beras, lanjut Jemi Bait, setiap kepala keluarga juga menerima minyak goreng sebanyak 4 liter sebagai tambahan bantuan.

“Kami berharap bantuan ini meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Jemi Bait.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh aparat desa dengan melibatkan perangkat desa dan unsur terkait, untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.

Jemi Bait menekankan pentingnya keterlibatan aparat desa dalam setiap tahap pendistribusian bantuan, agar tidak terjadi kesalahan penerima.

“Pemerintah desa berkomitmen mengawal setiap program bantuan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Jemi Bait.

Menurut Jemi Bait, transparansi dan keadilan selalu menjadi prioritas dalam pendistribusian bantuan kepada warga.

Warga penerima bantuan, kata Jemi Bait, menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada pemerintah desa dan pemerintah pusat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga,” jelas Jemi Bait.

Jemi Bait menambahkan, dengan adanya penyaluran bantuan ini, ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga dan kesejahteraan warga desa diharapkan meningkat.