Kupang, BBC – Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi saksi sejarah pada Kamis, 8 Agustus 2025, saat Bupati Kupang, Yosef Lede secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Pabrik Konsentrat PT Bhakti Alam Indonesia Timur di Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu.

Acara ini menandai dimulainya pembangunan infrastruktur industri strategis yang diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi peningkatan ekonomi lokal, percepatan pembangunan wilayah, serta pemberdayaan masyarakat desa secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan bahwa kehadiran PT Bhakti Alam Indonesia Timur adalah bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap investasi yang membawa dampak positif bagi masyarakat dan daerah. Namun kami juga menekankan pentingnya pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan, menghormati kearifan lokal, serta melibatkan masyarakat setempat dalam setiap prosesnya,” tegas Bupati.

Beliau juga menyampaikan bahwa pembangunan pabrik ini tidak sekadar menjadi fondasi fisik industri, tetapi merupakan landasan harapan, komitmen, dan semangat kolektif menuju Kabupaten Kupang yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.

Lebih lanjut, Bupati Yosef Lede menekankan pentingnya pengelolaan pertambangan yang tertib, teratur, dan ramah lingkungan. Beliau berharap PT Bhakti Alam dapat menjadi contoh baik dalam pengelolaan tambang yang tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis dan sosial.

“Tambang rakyat ini harus dikelola secara baik. Kita ingin tambang yang tidak amburadul, tetapi tertata rapi, memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga alam kita,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Bupati juga mendorong kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan pihak lokal lainnya, termasuk penguatan peran BUMDes dan kelompok masyarakat dalam distribusi hasil tambang serta pengelolaan sumber daya secara adil dan transparan.

“Saya berharap adanya keterlibatan berbagai pihak termasuk simbol merah putih di tingkat lokal, agar pembangunan ini memberi kontribusi langsung bagi desa, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi desa dari bawah,” tambahnya.

Peletakan batu pertama ini dipandang sebagai momentum emas bagi Kecamatan Fatuleu dan wilayah Kabupaten Kupang secara umum, untuk masuk ke era baru pembangunan industri berbasis sumber daya alam yang bertanggung jawab dan pro-masyarakat.

“Mari kita dukung bersama proyek strategis ini demi masa depan daerah kita. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati setiap langkah dan usaha kita semua,” pungkas Bupati sebelum secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan pabrik tersebut.

Dengan dimulainya pembangunan pabrik konsentrat ini, masyarakat Kabupaten Kupang, khususnya di Kecamatan Fatuleu, menaruh harapan besar akan terbukanya peluang kerja baru, meningkatnya pendapatan lokal, serta terciptanya infrastruktur penunjang seperti jalan, listrik dan air bersih.

Pemerintah daerah, melalui kebijakan pro-investasi dan pro-rakyat, terus mendorong investasi yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, akuntabilitas dan pemberdayaan masyarakat desa, sebagai pilar utama pembangunan jangka panjang.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.