Kupang, BBC – Bertempat di Hotel Sahid T-More, Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) II sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku industri logistik.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan Asperindo memiliki peran vital dalam mempercepat laju perekonomian daerah, khususnya dalam mendukung arus distribusi barang di wilayah kepulauan.

“Kami mengapresiasi Asperindo sebagai mitra pemerintah yang telah berperan penting dalam kelancaran distribusi produk, baik lokal maupun nasional, terlebih di NTT yang terdiri dari banyak pulau. Sinergi ini adalah jalan penghubung produk lokal menuju pasar nasional hingga internasional,” ungkap Gubernur.

Melki Laka Lena menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur transportasi di NTT semakin mendukung ekosistem logistik. Saat ini, NTT telah memiliki 14 bandara aktif dan hampir seluruh wilayah telah memiliki pelabuhan yang berfungsi sebagai jalur vital distribusi.

“Konektivitas ini sangat membantu kelancaran distribusi dan pengembangan ekonomi lokal. Dengan dukungan infrastruktur, maka produk masyarakat tidak hanya dapat bergerak cepat di tingkat lokal, tetapi juga bersaing di pasar nasional,” tambahnya.

Lebih jauh, Gubernur menekankan pentingnya program One Village One Product (OVOP) yang kini telah berkembang menjadi One Community One Product. Program ini diharapkan menjadi penggerak utama dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap produk memiliki kualitas yang baik, izin edar dari BPOM, hingga sertifikasi halal. Semua ini adalah syarat utama agar produk NTT bisa masuk dan bertahan di pasar global,” tegasnya.

Dalam forum Muswil ini, Gubernur berharap lahir gagasan baru dan program kerja yang mampu memperkuat peran Asperindo sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem logistik yang sehat, aman dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Asperindo, Budi Paryanto, menegaskan bahwa Asperindo berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM dan ekonomi daerah melalui jasa pengiriman yang profesional.

“Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kami juga membutuhkan dukungan dan perlindungan pemerintah agar industri pengiriman tetap bertahan di tengah tantangan,” jelas Budi.

Hal senada disampaikan Ketua DPW Asperindo NTT, Anatji Efrolina Ratu Kitu Jan, yang menekankan pentingnya pengawasan distribusi logistik agar tidak disalahgunakan, sembari terus membangun kolaborasi dengan pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Musyawarah Wilayah II Asperindo NTT tidak sekadar forum organisasi, melainkan wadah untuk merancang strategi bersama dalam menghubungkan produk unggulan NTT dengan pasar nasional dan internasional.

Dengan dukungan infrastruktur, regulasi dan sinergi yang solid, NTT diproyeksikan mampu melahirkan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing global.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.