BB – Masyarakat Kabupaten Kupang dihebohkan dengan modus penipuan yang mengatasnamakan Bupati Kupang, Yosef Lede, Sejumlah Kepala Sekolah dan pejabat ASN menjadi sasaran oknum tak bertanggung jawab yang menawarkan jabatan dengan imbalan tertentu.
Kasus terbaru terjadi di Desa Uitao, Kecamatan Semau, di mana seorang guru menerima telepon dari pelaku yang meminta nomor Kepala Sekolah untuk kemudian dihubungi dan dijanjikan jabatan.
Menanggapi hal ini, Ketua Tim Transisi, Siprianus Klau, menghimbau masyarakat dan para ASN di Kabupaten Kupang agar tidak tertipu dengan modus tersebut.
“Kami tegaskan, ini murni penipuan,Bupati dan Wakil Bupati Kupang tidak pernah memerintahkan atau menginstruksikan siapa pun untuk menjanjikan jabatan. Jangan terkecoh!” ujar Siprianus Klau pada Jumat 28/02
Menurut Siprianus Klau, modus penipuan ini berpotensi merusak nama baik Bupati Kupang serta melemahkan pemerintahan yang akan segera berjalan. Ia menekankan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi mengenai struktur kabinet di Pemerintah Kabupaten Kupang.
Para pelaku biasanya:
✅ Menghubungi ASN, Kepala Sekolah, atau Kepala Desa melalui telepon
✅ Mengaku sebagai perwakilan Bupati atau Tim Transisi
✅ Menjanjikan jabatan tertentu dengan syarat tertentu
✅ Meminta sesuatu, baik berupa uang atau barang
Siprianus Klau menegaskan, jika ada pihak yang merasa dirugikan, segera laporkan ke aparat penegak hukum.
“Bagi masyarakat yang menjadi korban, jangan ragu untuk melaporkan oknum penipu ini ke pihak berwenang. Jangan sampai ada yang tertipu!” tegasnya.
Untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban, Siprianus Klau meminta masyarakat dan ASN agar melakukan klarifikasi langsung ke Sekretariat Gemoy atau Tim Transisi resmi sebelum mempercayai informasi yang beredar.
“Jika ada yang mengatasnamakan Bupati atau Wakil Bupati untuk menjanjikan jabatan, langsung konfirmasi ke tim resmi. Jangan percaya begitu saja!” ujarnya.
Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Kupang bisa lebih waspada dan tidak mudah tertipu oleh modus penipuan yang merugikan banyak pihak.
