BB – Turnamen sepakbola Perseba Cup I sukses digelar di Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. 

Setelah berlangsung selama lebih dari 40 hari, turnamen ini resmi berakhir dengan pertandingan final antara OPK FC dari Kelurahan Teunbaun melawan BONEK FC dari Desa Nekbaun. 

Final yang berlangsung di Lapangan Kor-Koro, Kelurahan Teunbaun, pada Sabtu, 16 November 2024, menjadi puncak dari semangat sportivitas dan kebersamaan yang mengiringi turnamen ini.  

Dalam laga final yang seru, OPK FC berhasil mengalahkan BONEK FC dan meraih piala bergilir Bupati Kupang.

Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, hadir secara langsung untuk menyaksikan pertandingan dan menutup turnamen dengan menyerahkan piala kepada tim pemenang.  

“Saya mengapresiasi semangat sportivitas dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh semua tim. Sepakbola bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang kerja sama, saling menghargai, dan membangun karakter generasi muda,” ujar Alexon Lumba dalam sambutannya.  

Turnamen Perseba Cup I menjadi momentum penting untuk menggali dan memantau bakat muda di Kabupaten Kupang. Sekjen ASKAB PSSI Kabupaten Kupang, Guntur Taopan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi beberapa nama pemain muda berbakat yang akan dipanggil untuk seleksi tim Persatuan Sepak Bola Kabupaten Kupang (PSK).  

“Turnamen ini menjadi ajang pencarian bibit unggul. Beberapa pemain dari Amarasi Barat telah kami catat untuk memperkuat tim Kabupaten Kupang di tingkat provinsi dan nasional,” jelas Guntur.  

Selain OPK FC yang menjadi juara, penghargaan juga diberikan kepada tim BONEK FC sebagai juara kedua, RASTA DELANO FC sebagai juara ketiga, dan BOGEN FC di posisi keempat. 

Pemain terbaik turnamen diraih oleh Orby Neparasi dari BONEK FC, sementara gelar top skor diberikan kepada Kiko dari RASTA DELANO FC. Total hadiah sebesar Rp 27 juta dibagikan kepada para pemenang.  

Alexon Lumba berharap Perseba Cup dapat menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan. Selain meningkatkan kualitas olahraga di Kabupaten Kupang, turnamen ini juga menjadi wadah untuk mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas antarwarga.  

“Keberhasilan ini adalah awal dari perjalanan panjang. Saya berharap turnamen seperti ini terus dilaksanakan untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki integritas dan semangat sportivitas,” tutup Alexon Lumba.  

Turnamen Perseba Cup I telah membuktikan bahwa olahraga dapat menjadi sarana pemersatu dan penggerak potensi lokal. Dengan spirit fair play dan kebersamaan yang ditanamkan, Kabupaten Kupang diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta sepakbola yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga membawa nama NTT ke tingkat nasional.