Kupang,BBC — Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, CV Rijani Trans menyerahkan bantuan dua ekor sapi betina produktif kepada Kelompok Ternak Hetven di Desa Nekmese, Kecamatan Ki’e, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, pada Rabu, 23 Juli 2025.

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama CV Rijani Trans, Riko Yusanto Nitti, dan diterima oleh Ketua Kelompok Hetven, Antoneta Liunokas, disaksikan perwakilan dari Dinas Peternakan Provinsi NTT serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Riko Nitti menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas desa.

Sapi betina produktif dipilih karena memiliki nilai strategis dalam siklus reproduksi ternak, yang berdampak langsung pada peningkatan populasi sapi dan pendapatan peternak.

“Dengan memiliki sapi betina produktif, peternak berpotensi memperoleh pendapatan berkelanjutan dari hasil reproduksi. Ini bukan hanya soal bantuan, tapi investasi harapan,” ujar Riko Nitti.

Ia menegaskan bahwa pemberdayaan peternak lokal melalui aset ternak produktif adalah bentuk nyata kontribusi dunia usaha dalam memperkuat fondasi pangan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

Penyerahan bantuan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Peternakan Provinsi NTT, yang diwakili oleh Kepala Seksi Agribisnis, Clief Tafuli dan Kepala Resort Kecamatan Ki’e, Marten Kaseh.

Keduanya menilai inisiatif CV Rijani Trans sebagai model kolaborasi strategis antara sektor swasta dan komunitas desa dalam mencapai target swasembada daging nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.

Selain memperkuat populasi ternak, bantuan ini juga diharapkan mampu mencegah pemotongan sapi betina produktif, yang selama ini menjadi salah satu penyebab lambatnya pertumbuhan populasi sapi di NTT.

Ketua Kelompok Ternak Hetven, Antoneta Liunokas mengapresiasi bantuan ini dan berharap langkah CV Rijani Trans dapat menjadi contoh positif bagi perusahaan lain yang ingin berkontribusi bagi pembangunan desa.

“Bantuan ini membuka harapan baru bagi kami. Semoga sapi-sapi ini berkembang biak dan menjadi awal perubahan ekonomi bagi kelompok kami,” ungkap Antoneta.

Inisiatif CV Rijani Trans menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, khususnya dalam sektor pangan dan agribisnis.

Pendekatan yang mengedepankan keberlanjutan, kolaborasi, dan keadilan sosial ini perlu terus didorong agar model pembangunan berbasis desa bisa berkembang dan memberi dampak jangka panjang.

Dengan semangat gotong royong dan visi berkelanjutan, CV Rijani Trans telah membuktikan bahwa teknologi, modal dan niat baik jika diarahkan pada akar rumput, mampu menciptakan perubahan nyata bagi masa depan peternakan dan ketahanan pangan Indonesia.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.