Kupang, BBC — Pemerintah Kabupaten Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana.
Hal ini ditandai dengan pengukuhan Badan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kabupaten Kupang masa bakti 2025–2029 oleh Bupati Kupang, Yosef Lede pada akhir pekan lalu, bertempat di Hotel Flobamor, Kota Kupang.
Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) III Forum PRB Kabupaten Kupang Tahun 2025, yang secara resmi menetapkan struktur kepengurusan baru. Forum ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam merumuskan, mengoordinasikan serta mengimplementasikan berbagai program pengurangan risiko bencana secara terencana, partisipatif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa keberadaan Forum PRB harus menjadi lokomotif utama dalam membangun sinergi antarsektor dalam menghadapi potensi ancaman bencana yang semakin kompleks dan multidimensi.
“Musyawarah Daerah ini tidak sekadar memilih pengurus baru, tetapi juga menjadi ruang reflektif dan strategis untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman serta merumuskan strategi yang adaptif dan kontekstual dalam menghadapi dinamika kebencanaan,” ujar Lede.
Ia menambahkan, hasil musyawarah yang meliputi rumusan rekomendasi dan rencana aksi pengurangan risiko bencana mesti segera ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi dan lembaga non-pemerintah sangat penting dalam membangun ekosistem daerah yang tangguh terhadap bencana.
“Saya berharap kepengurusan Forum PRB 2025–2029 dapat segera bergerak cepat menyusun dan melaksanakan langkah-langkah nyata yang berbasis data, analisis risiko serta kebutuhan riil masyarakat. Tanpa kolaborasi dan kerja bersama, upaya pengurangan risiko bencana akan sulit tercapai secara maksimal,” tegasnya.
Adapun struktur Badan Pengurus Forum PRB Kabupaten Kupang 2025–2029 yang telah ditetapkan antara lain: Elfrid Saneh sebagai Ketua, Alain Oematan sebagai Wakil Ketua I, Pendeta Betarina Elimanafe sebagai Wakil Ketua II, Ayub Manafe sebagai Sekretaris, Alfes Lopo sebagai Wakil Sekretaris, Adel Lelan sebagai Bendahara, dan Hana Dakalelang sebagai Wakil Bendahara.
Kegiatan Musda dan pengukuhan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat struktural dan perwakilan lintas sektor, antara lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang Semuel Tinenti, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Juhadi Selan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, serta mitra dari lembaga swadaya masyarakat.
Dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan dan komitmen kolektif, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola kebencanaan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Forum PRB diharapkan tidak hanya menjadi simbol koordinasi, tetapi juga aktor penggerak utama dalam transformasi budaya sadar risiko di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
