BB – Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, menegaskan bahwa pelayanan seni merupakan bentuk pengabdian rohani yang luhur, serta menjadi jalan transformasi spiritual dan sosial masyarakat.

Hal ini disampaikannya dalam sambutan resmi saat melantik pengurus baru Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Kabupaten Kupang periode 2025–2030.

Pelantikan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Kupang, Jalan R.A. Kartini, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara seni, iman, dan pemerintahan

Pelantikan pengurus LPPD ini dilakukan berdasarkan SK Bupati Kupang No. 353/KEP/HK/2025. Dokumen ini menandai komitmen serius Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mendorong pengembangan seni rohani dari tingkat desa hingga nasional, serta sebagai bagian dari penguatan karakter masyarakat melalui ekspresi budaya gerejawi.

“Tugas yang Saudara emban bukan tugas biasa. Ini adalah pelayanan luhur yang menggabungkan seni, spiritualitas, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Aurum, yang juga dikenal sebagai putri dari mantan Bupati Kupang dua periode, Ayub Titu Eki.

Dalam sambutannya, Aurum menyampaikan bahwa Pemkab Kupang akan terus bersinergi dan mendukung penuh LPPD Kabupaten Kupang melalui program-program konkret, antara lain:

1. Pembinaan paduan suara tingkat kecamatan dan desa, guna menjaring dan membina talenta muda sejak dini.

2. Pelatihan dan workshop untuk pelatih dan tim musik gereja, dengan dukungan stakeholder lintas sektor.

3. Pendampingan kelembagaan, agar LPPD dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.

4. Dukungan anggaran bertahap dan proporsional, disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah dan prioritas pembangunan berbasis nilai-nilai rohani.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh jajaran LPPD untuk tidak bekerja sendiri, tetapi membangun kolaborasi aktif bersama gereja, lembaga pendidikan, komunitas seni, serta OPD terkait.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini akan memperluas jangkauan dan memperkuat dampak dari setiap program pelayanan seni rohani yang dijalankan.

Aurum juga berharap LPPD mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda Gereja, agar mereka tumbuh sebagai pelayan seni yang rendah hati, unggul secara teknis dan spiritual, serta menjadi teladan toleransi antarumat beragama melalui karya seni dan harmoni.

“Membangun Kabupaten Kupang bukan hanya lewat infrastruktur, tapi juga dengan iman dan budaya,” tegasnya.

Pelantikan pengurus baru LPPD Kabupaten Kupang ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Bupati Kupang Yosef Lede, Plt. Sekda Kabupaten Kupang, Asisten 3 Setda, Ketua Umum LPPD Provinsi NTT, Ketua Harian LPPD Kabupaten Kupang, Kepala Kantor Agama, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan insan pers.