BB — Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, menyampaikan apresiasi dan keyakinan bahwa Forum Perempuan Desa memiliki kekuatan besar dalam memecahkan persoalan – persoalan penting masyarakat dari akar rumput.
Hal tersebut diungkapkannya saat audiensi bersama CIS Timor dalam program pemberdayaan perempuan yang melibatkan empat desa, yaitu Camplong 2, Tolnaku, Raknamo, dan Manusak, Jumat 11 April 2025
Dalam pertemuan tersebut, Aurum menyebut bahwa program pemberdayaan yang dilakukan CIS Timor bersama perempuan desa telah membuktikan bahwa hal-hal kecil yang dikerjakan dengan konsisten dari tingkat desa mampu memberikan dampak besar secara luas.
“Kalau persoalan seperti ini bisa diselesaikan dari akar rumput, rasanya kita sedang memecahkan setengah dari masalah dunia. Ini bukan hal kecil,” ujar Wakil Bupati.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah pusat atau kebijakan besar, tetapi harus dimulai dari komunitas terkecil—khususnya perempuan dan anak-anak—yang menjadi pondasi sosial masyarakat.
Wabup Kupang juga menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda, karena menurutnya banyak anak-anak di Kabupaten Kupang masih kurang memiliki inisiatif dan semangat untuk berkembang.
“Anak-anak kita terlalu sering menunggu. Mereka kurang dorongan untuk bergerak duluan. Ini PR kita bersama, membentuk karakter mereka dari rumah dan lingkungan,” tambahnya.
Tak hanya itu, Aurum juga mendorong perlunya soft branding terhadap forum-forum perempuan desa. Ia menyarankan agar forum memiliki nama dan identitas yang kuat agar lebih mudah dikenali, didukung, dan diajak bekerja sama oleh berbagai pihak di masa depan.
“Soft branding itu penting. Supaya forum ini punya identitas yang melekat dan dikenal sebagai gerakan perempuan desa yang sudah terbukti bekerja nyata,” tegasnya.
Audiensi ini juga membahas kolaborasi antara karang taruna dan Forum Perempuan Desa sebagai sinergi antara generasi muda dan perempuan dalam pembangunan desa.
Program yang dijalankan melalui dukungan lembaga seperti CIS Timor dan mitra internasional ini dianggap sebagai bentuk kolaborasi konkret yang bisa dijadikan model pengembangan sosial di wilayah lain.
Dengan semangat kolaboratif dan partisipatif ini, Aurum berharap seluruh elemen masyarakat dapat turut serta membangun lingkungan yang inklusif, adil, dan memberdayakan perempuan serta anak – anak sebagai aktor utama dalam pembangunan masa depan Kabupaten Kupang.
