BB – Kota Kupang terus memperkuat komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan berprestasi melalui program unggulan “Generasi Berprestasi dan Berintegritas.
” Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Zet Tadung Allo, S.H., M.H., mengambil langkah konkrit dengan mengunjungi SMP Negeri 14 Kupang dalam rangka memperkuat pendidikan anti-korupsi di kalangan siswa.
Dalam kunjungan tersebut, lebih dari 100 siswa dan 58 guru mengikuti upacara yang dipimpin langsung oleh Kajati NTT. Zet Tadung Allo menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam memerangi korupsi, yang masih menjadi masalah besar di Indonesia.

“Korupsi merusak tatanan pemerintahan dan mengancam masa depan bangsa. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan perubahan,” tegasnya.
Kajati NTT juga memperkenalkan 9 nilai integritas yang terdiri dari jujur, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, mandiri, sederhana, berani, peduli, dan adil.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini pada siswa. Kajati dan Wali Kota Kupang bersama-sama mengucapkan janji integritas, sebagai contoh nyata kepada siswa untuk tidak membuang sampah sembarangan, sebagai langkah awal membangun kebiasaan positif.
Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi, mengapresiasi dedikasi kepala sekolah dan para guru dalam membentuk generasi muda berprestasi dan berkarakter.
Linus juga berjanji untuk meningkatkan fasilitas tempat pembuangan sampah di sekolah-sekolah serta area publik di Kota Kupang, sebagai bagian dari komitmennya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Selain fokus pada isu korupsi, kegiatan ini juga melibatkan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT. BP3MI memberikan edukasi kepada siswa tentang bahaya perdagangan manusia dan pentingnya menjaga diri dari ancaman narkoba serta pergaulan bebas.
Kegiatan di SMP Negeri 14 Kupang diakhiri dengan penampilan musik ansambel siswa yang membawakan lagu daerah Bolelebo, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal. Penyerahan cinderamata dari perwakilan siswa dan kepala sekolah kepada Wali Kota dan Kajati turut menambah kesan mendalam pada acara ini.
Langkah nyata yang diambil Kajati NTT dan Wali Kota Kupang ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan berintegritas, sebagai fondasi penting untuk masa depan Indonesia yang lebih baik dan bersih dari korupsi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
